Ilham Febryan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Raih Best Paper Dalam Ekspedisi Budaya Bromo 2022

Ilham Febryan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Raih Best Paper Dalam Ekspedisi Budaya Bromo 2022

Pada tanggal 13 Maret hingga 19 Maret 2022 lalu, Ilham Febryan mahasiswa program studi Ekonomi Islam angkatan 2019 Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil meraih best paper dalam Ekspedisi Budaya Bromo yang dilaksanakan di desa Wonokitri, kecamatan Tosari, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

 

Relawan Swadaya Nusantara (RESWARA) adalah lembaga kepemudaan nonpemerintah yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Selain itu, RESWARA juga merupakan wadah bagi pemuda pemudi Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas diri, kreativitas, kerjasama serta memberikan dedikasi terbaik dalam membangun negeri dengan pendidikan, kesehatan, ekonomi pariwisata dan lingkungan sosial.

 

Seluruh delegasi yang mengikuti program Ekspedisi Budaya Bromo dibagi kedalam 4 divisi yakni divisi pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi pariwisata, dimana setiap masing-masing divisi diisi oleh 6 orang (delegasi). Dalam kegiatan ini, Ilham Febryan dan timnya yang berjumlah 6 orang masuk dalam divisi ekonomi dan pariwisata. Adapun tim yang berkolaborasi dengan Ilham Febryan berasal dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh November, UPN Yogyakarta, Universitas Pertamina dan Universitas Negeri Makassar.

 

Dalam divisi ekonomi dan pariwisata, Ilham Febryan dan timnya memiliki empat program kerja. Pertama, sosialisasi sadar wisata. Pada program ini dilakukan sosialisasi terkait pentingnya pengembangan wisata setempat guna menambah pendapatan juga eksplorasi wisata. Kedua, promosi wisata. Pada program ini dilakukan sosialisasi dan edukasi mengenai bagaimana cara membranding wisata dengan menggunakan sosial media, dan membuat video keindahan desa wonokitri. Ketiga, kreasi olah pangan desa. Pada program ini dilakukan pelatihan kepada masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola potensi sumber daya di wilayah setempat agar bisa bernilai secara ekonomis. Keempat pelatihan dan penyuluhan UMKM. Pada program ini dilakukan pelatihan kepada masyarakat dalam pengembangan UMKM, baik dari cara membranding suatu produk dan memasarkan produk UMKM dengan memanfaatkan seluruh teknologi dan media sosial yang ada.

 

Berdasarkan program kerja Ilham Febryan dan timnya tersebut, maka ia berinisiatif untuk mengangkat judul paper “Hasil Bumi Desa Wonokitri”.  Desa Wonokitri adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan tepatnya di dataran tinggi pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Desa tersebut merupakan salah satu desa yang masih dengan teguh mempertahankan kebudayaan lokal daerah Tengger.  Selain itu wisata yang indah dan hasil bumi yang melimpah membuat desa Wonokitri memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya.

 

Dari capaiannya tersebut, Ilham Febryan mengaku sangat bersyukur dan bangga. “Alhamdulillah, terima kasih banyak saya ucapkan kepada teman-teman Ekonomi Islam UII atas dukungan dan doanya, keberhasilan saya tersebut tiada kata lain selain bersyukur kepada Allah ta’ala yang telah memberikan nikmat yang besar ini,” Kata Ilham Febryan (Senin, 17/04).

Partisipasi Mahasiswa Ekonomi Islam dalam Program Kampus Mengajar

Ulfi Sheila Pinasti dan Afriana Dewi merupakan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2018 Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII). Dua mahasiswa tersebut lolos Program Kampus Mengajar angkatan 3 tahun 2022 yang akan dilaksanakan selama 6 bulan, mulai pada tanggal 10 Januari hingga 28 Juni 2022.

Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari program Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan Kemendikbud Ristek Republik Indonesia untuk membantu kepala sekolah dan para guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sekolah jenjang SD maupun SMP yang terdampak pandemi Covid-19. Melalui program Kampus Mengajar, mahasiswa sebagai tenaga pengajar mampu membaktikan ilmu, keterampilan serta menginspirasi para murid di sekolah yang membutuhkan.

Proses seleksi program Kampus Mengajar dilaksanakan secara daring oleh Kemendikbud Ristek melalui lima tahapan, meliputi pembuatan akun di aplikasi Kampus Merdeka atau klik website, seleksi administratif, verifikasi dokumen, pengalaman mengajar, tes daring yang terdiri dari tes literasi numerasi, survei kebhinekaan, dan value clarification test.

Adapun, persyaratan dokumen yang bersifat wajib dipenuhi untuk mengikuti program Kampus Mengajar yakni transkrip nilai, surat keterangan sehat dari Puskesmas atau Rumah Sakit, surat rekomendasi dari Perguruan Tinggi, surat persetujuan bermaterai dari orang Tua/Wali untuk ditempatkan di mana saja sesuai kebijakan program Kampus Mengajar, dan surat pakta integritas bermaterai. Selain itu, persyaratan yang bersifat pendukung juga diperlukan untuk mengikuti program Kampus Mengajar, seperti sertifikat atau bukti pengalaman berorganisasi atau mengajar dan sertifikat prestasi mahasiswa.

Setelah lolos proses seleksi Kampus Mengajar, Ulfi Sheila Pinasti ditugaskan di SD Negeri Keceme 2 yang berlokasi di Jl. Magelang No.92, Ngangkruk, Caturharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan, Afriana Dewi ditugaskan di daerah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Saya memilih untuk mengikuti Program Kampus Mengajar karena tertarik dengan dunia pendidikan terutama dalam cara menyampaikan ilmu kepada para siswa yang bisa diterima dan dipahami. Selain itu, saya ingin belajar tentang parenting untuk memahami anak-anak,” ujar Ulfi Sheila Pinasti (Ahad, 20/02).

Afriana Dewi juga menyampaikan bahwa ada hal menarik yang membuat ia memilih untuk mengikuti program Kampus Mengajar. “Pertama, saya ingin memaksimalkan peluang sebagai mahasiswa. Kedua, program ini akan sangat membantu saya dalam mengembangkan pola pikir yang kreatif dan inovatif khususnya pada anak-anak. Ketiga, saya belajar bagaimana menyalurkan ilmu kepada orang lain dan beradaptasi dengan kegiatan serta lingkungan baru,” ujarnya (Senin, 21/02).

Tips Ikut Pertukaran Mahasiswa Melalui Program Merdeka Belajar NUNI

Kesempatan terbaik untuk teman-teman semua yang ingin mengambil mata kuliah diluar UII atau pertukaran mahasiswa melalui Program Merdeka Belajar NUNI. Melalui program ini, mahasiswa Prodi Ekonomi Islam dapat mengikuti perkuliahan di Perguruan Tinggi lain yang terdaftar dalam NUNI.

Apa itu NUNI?

NUNI (Nationwide University Network in Indonesia) atau jejaring perguruan tinggi nusantara yang merupakan sebuah kolaborasi antar perguruan tinggi negeri dan swasta untuk memperkuat mobilitas, kualitas, dan kesinambungan Perguruan Tinggi di Indonesia.

Program Merdeka Belajar NUNI (PMBN) merupakan wujud kerjasama NUNI dalam mengimplementasikan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Terdapat 14 Universitas yang turut berpartisipasi dalam program ini yaitu Universitas Bina Nusantara, Universitas Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Kristen Petra, Universitas Islam Indonesia, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Padjadjaran, Universitas Sanata Dharma, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Andalas, dan Universitas Kristen Maranatha.

Gimana cara daftarnya?

Nah bagi kalian yang bingung gimana cara daftarnya, berikut tips dan alur pendaftarannya:

  1. Klik website NUNI https://nuni.mobi/merdeka-belajar/
  2. Mempelajari Informasi

Disini kita diminta untuk membaca informasi terkait apa saja mata kuliah yang bisa kita ambil di luar UII, kampus mana yang menyediakan mata kuliah yang bisa kita ambil, dan deadline pendaftaran kampus yang kita tuju. Saat itu hanya mata kuliah kewirausahaan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bisa diambil oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam UII.

1. Persetujuan Ketua Program Studi

Nah disini kita bisa diskusikan dengan Ibu Soya Sobaya, SEI., M.M selaku Ketua Prodi Ekonomi Islam UII. Kemudian, setelah itu kita jangan lupa mendownload form persetujuan Kaprodi. Berikut link nya

https://nuni.mobi/merdeka-belajar/wp-content/uploads/sites/3/2021/06/Formulir Persetujuan-Kaprodi-PMBN-Semester-Ganjil-2021-2022.pdf

Setelah download, kita isi dengan lengkap ya jangan sampai ada yang terlewat.  Kemudian, karena format pdf, jadi kalian harus mengubahnya menjadi word terlebih dahulu. Pada bagian formulir tersebut ada personal statement. Pada bagian ini kalian diminta untuk menceritakan tentang diri sendiri.

contoh personal statement

2. Mengisi Formulir Pendaftaran Online

Jangan lupa ya setelah kita selesai mengisi form persetujuan Kaprodi, langkah selanjutnya kita harus mengisi form pendaftaran yang ada di website NUNI. Karena, salah satu syarat submit form pendaftaran itu harus upload from persetujuan Kaprodi yang sudah ditanda tangani oleh kaprodi.

Link formulir pendaftaran online

https://nuni.mobi/merdeka-belajar/registration/

Link mata kuliah dan kuota mahasiswa

https://nuni.mobi/merdeka-belajar/wp-content/uploads/sites/3/2022/01/Info-MK-dan-Kuota-Mahasiswa-PMBN-Semester-Genap-2021-2022-5.pdf

Link Daftar Email Universitas

https://nuni.mobi/merdeka-belajar/wp-content/uploads/sites/3/2021/06/Daftar-Email-Universitas.pdf

3. Hasil Seleksi

Setelah kita selesai melengkapi semua berkas pendaftaran Program Merdeka Belajar NUNI. Kita akan mendapatkan notifikasi melalui email wa atau website NUNI terkait hasil pemberkasan pendaftaran kita (diterima/ditolak).

contoh pengumuman hasil seleksi

4. Pemilihan Jadwal Kuliah

Pemilihan jadwal kuliah bisa kita lakukan setelah kita sudah dinyatakan diterima di kampus yang kita tuju. Nah ini salah satu benefitnya, kalian tidak perlu khawatir dengan jadwal kuliah, karena kita mendapatkan fasilitas VIP untuk memilih kelas, jadwal kuliah, dan dosen pengajar.

5. Komitmen Terhadap Program

Tentu ini sangat penting ya, komitmen untuk mengikuti program pertukaran pelajar selama 1 semester. Adapun benefit yang diberikan ketika kita selesai mengikuti Program Merdeka Belajar NUNI yaitu mendapatkan ilmu pengetahuan, pengalaman, teman-teman baru, mengetahui sistem belajar di kampus lain dan sertifikat.

contoh sertifikat

Rima Ishfa Lana Raih Juara 2 Ghina’ Araby di Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021

Rima Ishfa Lana Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi sebagai juara 2 Ghina’ Araby dalam kompetisi “Al Musabaqah Al Arabiyyah” yang diselenggarakan secara daring oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Naadyul Munaadhoroh Lil Lughoti Al ‘Arabiyyah (NAMLAH) Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tanggal  11 hingga 19 Desember 2021 lalu.

“Alhamdulillah, saya tidak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan syukur kepada Allah SWT, tanpa-Nya saya tidak akan sampai pada titik ini. Saya juga sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk meraih juara 2 Ghina’ Araby. Tentunya, capaian ini sesuai dengan apa yang sudah saya usahakan, karena bagi saya usaha tidak akan menghianati hasil,” Ujar Rima Ishfa Lana saat di wawancara melalui WhatsApp (Sabtu, 15/01).

Al Musabaqah Al Arabiyyah atau biasa disebut dengan MAHABAH merupakan ajang kompetisi antar siswa-siswi, mahasiswa-mahasiswi dan masyarakat umum yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan membangun kompetisi intelektual generasi muda Islam khususnya dalam berbahasa Arab. Tema besar yang diangkat dalam kompetisi ini adalah “Kemilau Bahasa Arab dikalangan Generasi Millenial Sebagai Pilar Peradaban dan Kebudayaan”.

Dalam kompetisi ini, terdapat berbagai cabang lomba yang dapat diikuti diantaranya lomba pidato bahasa Arab, puisi bahasa Arab, ghina’ Araby, qiroatul akhbar, dan debat bahasa Arab. Dari berbagai cabang lomba, Rima Ishfa Lana mengikuti cabang lomba ghina’ Araby dengan membawakan salah satu lagu dari pilihan lagu-lagu berbahasa Arab yang telah ditentukan oleh panitia dengan judul “Rouhi Fidak” karya Mesut Kurtis.

Rima Isfah menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan lomba tersebut, ia harus melalui beberapa tahapan lomba secara daring, mulai dari proses pendaftaran, pembuatan video, editing, upload video dan penilaian dari dewan juri. Peserta yang berpartisipasi dalam lomba Al Musabaqah Al Arabiyyah berasal dari siswa-siswi dan berbagai perguruan tinggi (PTN/PTS/PTAIN/PTAIS) serta masyarakat umum di Indonesia.

“Saya berharap teman-teman Mahasiswa UII dapat mengekspresikan potensi yang dimiliki, jangan takut gagal sebelum mencoba, karena saya yakin semua orang yang sukses pasti juga pernah mengalami kegagalan. Namun, orang sukses akan menerima kegagalan dengan terus bangkit untuk memperjuangkan kesuksesan tersebut,” Kata Rima Ishfa Lana saat di wawancara melalui WhatsApp (Sabtu, 15/01).

Mahasiswa Ekonomi Islam Raih Juara Harapan 1 Influencer Competition International Youth Leader 2021

Ilham Febryan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2019 Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan tingkat internasional. Kali ini, ia berhasil meraih juara harapan 1 Influencer Competition yang diselenggarakan secara daring oleh International Youth Leader pada tanggal 1 hingga 30 Desember 2021 lalu.

International Youth Leader (IYL) merupakan platform pelatihan dan pendidikan kepemimpinan untuk pemuda Indonesia yang dibentuk oleh International Youth Leader yang bergerak di bidang Student Exchange, Leadership Camp, Halal Tour and Travel. Program tersebut bertujuan untuk melatih dan menggali potensi pemuda sebagai pemimpin umat yang unggul dalam prestasi, profesional dalam bekerja, berakhlakul karimah dalam perilaku, dan siap bersaing di kancah Internasional.

Dalam kompetisi ini, Ilham Febryan dan peserta lain yang berasal dari Universitas Andalas, UIN Sunan Ampel, Universitas Kuningan, STIT Ar-Raudlatul Hasanah, Universitas Indraprasta PGRI Jakarta serta perguruan tinggi lainnya harus membuat video cinematic dengan tema “Pencapaian 2021 di tengah Pandemi bersama International Youth Leader (IYL)”. Video tersebut berdurasi maksimal 1 menit dan diunggah dalam YouTube IYL. Berikut link video hasil karya Ilham Febryan (https://youtu.be/xv51DQajh8U).

Ilham Febryan menyampaikan bahwa video yang diunggah untuk mengikuti lomba International Youth Leader (IYL) memiliki keunggulan terutama dalam isi videonya. “Saya menyajikan beberapa dokumentasi prestasi yang telah saya raih selama tahun 2021 baik ditingkat nasional maupun internasional diantaranya dokumentasi The Best Group Presentation International Youth Leader (IYL) di Titik Nol Kilometer Indonesia, The Best Group Youthpreneur Expedition Indonesia Milenial of Change di Sabang-Banda Aceh, Delegasi International Youth Leader Chapter Santri Milenial di Istanbul Turki dan prestasi lainnya,” Ujar Ilham Febryan saat di wawancara melalui WhatsApp (Senin, 10/01).

Atas prestasi yang telah diraihnya, Ilham Febryan mengaku sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih banyak saya ucapkan kembali kepada teman-teman Ekonomi Islam UII. Saya menanggapi atas keberhasilan saya tersebut tiada kata lain selain bersyukur kepada Allah ta’ala yang telah memberikan nikmat yang besar ini. Yang mana bisa menjadi juara harapan 1 Influencer Competition Internasional Youth Leader. Semoga dengan prestasi yang saya raih ini dapat memberikan dorongan suntikan semangat dan motivasi bagi mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Indonesia lainnya untuk menorehkan prestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik. Aamiin” Ujar Ilham Febryan saat di wawancara melalui WhatsApp (Senin, 10/01).

Raih Juara 2 National Poster Design Competition Week of Sharia Economics Exhibition (WESHARE) 2021

Zaidan Iman Fadhlillah mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil menorehkan prestasi sebagai juara 2 dalam kompetisi “National Poster Design Competition Week of Sharia Economics Exhibition (WESHARE) 2021” yang diselenggarakan secara daring oleh KSEI Lingkar Studi Ekonomi Islam (LiSEnSi) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 13 hingga 17 Desember 2021.

Kompetisi National Poster Design Competition Week of Sharia Economics Exhibition (WESHARE) 2021 ini mengambil tema besar “The Increase of Literacy and Inclusion of The Sharia Economy in an Adaptive, Creative, and Innovative as a National Economic Recovery” yang bertujuan sebagai sarana syiar Ekonomi Islam kepada masyarakat luas melalui media visual, sarana untuk mengasah bakat dan kreativitas ekonom muda muslim di Indonesia dan sarana untuk saling mengenal dan membentuk silaturrahim ekonom muslim dari berbagai kalangan. Adapun sub tema yang diambil oleh Zaidan Iman Fadhlillah yaitu “Halal Food and Beverage” dengan judul poster “Halal Unpackaging Food Measurement”.

Poster Zaidan

Peserta dalam kompetisi National Poster Design Competition Week of Sharia Economics Exhibition (WESHARE) 2021 ini merupakan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Zaidan Iman Fadhlillah dan peserta lainnya harus melalui beberapa tahapan mulai dari pendaftaran, pengumpulan karya, penilaian oleh dewan juri untuk menentukan 10 finalis terbaik, publikasi poster ke sosial media (Instagram) dan perhitungan jumlah likes pada poster yang sudah dipublikasi untuk menentukan pemenang lomba.

Zaidan Iman Fadhlillah mengaku bangga atas prestasi yang telah diraihnya. Capaian prestasi tersebut tidak luput dari doa, usaha dan dukungan dari pihak terlibat.“Alhamdulillah, terimakasih kepada teman, kerabat serta peran dosen – dosen ekonomi Islam UII dalam memberikan support dan dukungannya. Menanggapi keberhasilan saya dalam kompetisi ini saya sangat senang dan bersyukur sekali kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk bisa bersaing dan menjuarai kompetisi ini. Acara ini pun tidak hanya menjadi sarana dalam berkompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperluas silaturahmi dan relasi khususnya pada forum Kelompok Studi Ekonomi Islam,” Kata Zaidan Iman Fadhlillah (Selasa, 21/12).

Delegasi Mahasiswa Ekonomi Islam Borong Juara 1 Lomba Festival Jazirah Arab 2021

Festival Jazirah Arab merupakan ajang perlombaan menggunakan bahasa Arab yang dilaksanakan satu tahun sekali di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kali ini, Festival Jazirah Arab mengangkat tema besar “Transformasi Sastra Arab Digital bagi Milenial di Era Disrupsi”.

Dalam Festival Jazirah Arab, dua delegasi mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil meraih 2 penghargaan pada 2 cabang lomba Festival Jazirah Arab yang diselenggarakan secara daring pada tanggal 2 hingga 4 November 2021 lalu.

Adapun beberapa prestasi yang diraih oleh dua delegasi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam yang dinaungi oleh El-Markazi, diantaranya Juara 1 Lomba Baca Berita Bahasa Arab oleh Nailia Nurul Hikmah (Ekonomi Islam 2018) dan Juara 1 Lomba Ghina Araby oleh Rima Isfah Lana (Ekonomi Islam 2017).

“Alhamdulillah, pencapaian yang luar biasa bagi saya. Kali pertamanya saya meraih juara 1 dalam cabang lomba Ghina Araby. Saya sangat bersyukur atas apa yang telah saya raih, apapun hasilnya saya selalu mensyukurinya dan keberhasilan ini harapannya dapat menjadi motivasi diri saya sendiri untuk menjadi yang lebih baik lagi,” ujar Rima Isfah Lana selaku penyandang Juara 1 Ghina Araby (Senin, 06/12).

Rima Isfah Lana juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan lomba tersebut, ia harus melalui beberapa tahapan lomba secara daring, mulai dari proses pendaftaran, pembuatan video, editing, upload video dan penilaian dari dewan juri. Peserta yang berpartisipasi dalam lomba Festival Jazirah Arab berasal dari berbagai perguruan tinggi (PTN/PTS/PTAIN/PTAIS) dan masyarakat umum pecinta bahasa Arab di Indonesia.

“Semoga dengan apa yang telah saya raih ini dapat dijadikan sebagai motivasi untuk teman-teman mahasiswa Ekonomi Islam UII khususnya dalam bidang Bahasa Arab, agar harapannya mahasiswa dapat menghidupkan semangat untuk berkarya dan mengetahui betapa indahnya karya seni di bidang bahasa Arab,” Kata Rima Isfah Lana (Senin, 06/12).

Wisudawati Ekonomi Islam Borong 2 Pin Emas pada Wisuda UII Periode II TA 2021/2022

Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan upacara wisuda periode I dan II tahun akademik 2021/2022 yang dipimpin oleh Rektor UII dan berlangsung secara luring terbatas serta daring pada Sabtu (27/11/2021). Kali ini mahasiswa peserta wisuda berasal dari program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma.

Dea Fajria Tatarizqa Japal, SE dan Hana Nabila, SE merupakan wisudawati S1 Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) sukses meraih Pin Emas dengan predikat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Pin Emas merupakan suatu bentuk penghargaan yang mewakili alumni dan diberikan kepada mahasiswa atau mahasiswi UII dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik dalam setiap pelaksanaan wisuda.

Dea Fajria Tatarizqa Japal, SE

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur luar biasa Allah anugerahkan dan memberikan kesempatan luar biasa ini kepada saya. Satu hal yang saya yakini dari dulu hingga saat ini adalah Surat Al-fatihah merupakan surat pertama dalam al-Quran yang berarti pembukaan. Pada Ayat 1 dan 2, Bismillahirrahmanirrahim dan Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Hal ini yang menjadi motto hidup saya, ketika kita memulai semuanya dengan Bismillah serta menyerahkan semua usaha kita kepada Allah dan diakhiri dengan mengucapkan Hamdalah,” ujar Dea Fajria Tatarizqa Japal, SE  (Jumat, 26/11) .

Hana Nabila Rizka, SE

Selanjutnya, Hana Nabila, SE juga mengaku sangat bersyukur atas capaian prestasinya. “Alhamdulillah saya mendapatkan IPK sempurna 4.00, namun kembali lagi IPK hanyalah sebuah angka, tapi saya yakin dibalik angka tersebut ada capaian yang sebanding dengan usaha yang dikerahkan, ketekunan, kerja keras, dan segala suka duka yang dilewati. Seperti yang disampaikan oleh bapak Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D. selaku rektor UII bahwa kita adalah anak panah yang sudah dilepaskan oleh pemainnya untuk melaju cepat melewati segala keadaan untuk mencapai tujuan. Kita harus menjadi pemain bukan hanya penonton di dunia,” tuturnya (Ahad, 28/11).

Selain meraih Pin Emas dan IPK sempurna, Ica dan Hana sapaan akrabnya, merupakan penerima beasiswa penuh santri unggulan. Semasa kuliah, dua mahasiswa tersebut mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren UII.

Juara Favorit PKM-KI PIMNAS ke-34 Diraih Tim UII

Mahasiswa Ekonomi Islam dalam Tim PKM-KI Favorit Pimnas 2021

Tim mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil menorehkan prestasi sebagai juara favorit PKM-KI pada ajang PIMNAS ke-34 yang diselenggarakan secara daring oleh Universitas Sumatera Utara pada tanggal 26 hingga 30 Oktober 2021. Prestasi yang membanggakan tersebut diraih oleh Vira Prajna Cantika (Ekonomi Islam 2018), Ulfi Sheila Pinasti (Ekonomi Islam 2018) dan anggota lainnya yang berasal dari program studi berbeda yaitu Yusuf Fashal Mahendra (Teknik Mesin 2018), Akbar Ifthikor (Teknik Industri 2019), dan Batasindro (Teknik Elektro 2019).

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) merupakan ajang perlombaan yang sangat bergengsi dan diselenggarakan satu tahun sekali guna melatih kemampuan mahasiswa untuk bersaing melalui sebuah karya. 

Pada tahun 2021 ini, berdasarkan keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 0970/J3/KM.05.03/2021/ tentang tuan rumah penyelenggara kompetisi jenjang pendidikan tinggi menunjuk Universitas Sumatera Utara sebagai tuan rumah penyelenggara ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 dengan mengambil tema besar “Menuju Indonesia Emas Melalui Kolaborasi untuk Inovasi dalam Bingkai Kearifan Lokal”.

Dalam kompetisi ini, sebanyak 3.126 mahasiswa yang berasal dari 108 perguruan tinggi se Indonesia dengan jumlah tim sebanyak 735 tim yang berpartisipasi dalam PIMNAS harus melewati beberapa proses seleksi yang panjang dan ketat.

“Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ini memang sebuah kompetisi yang memiliki durasi dan proses yang sangat panjang. Mulai dari submit proposal ke internal, review, jika layak maka lanjut submit ke nasional atau ke web simbelmawa, kemudian menunggu pengumuman apakah lolos pendanaan atau tidak, jika lulus maka akan menjalankan proses kegiatan pendanaan selama 3-4 bulan, monitoring dan evaluasi, lalu submit laporan akhir beserta luaran lain yang diminta dari tiap skema, jika semua dinyatakan bagus maka masuk dan berkompetisilah di PIMNAS dengan mempresentasikan hasil karya yang sudah dibuat,” ujar Vira Prajna Cantika selaku ketua tim (Sabtu, 13/11).

Adapun jenis karya dan judul yang diambil oleh Vira Prajna Cantika dengan timnya yaitu jenis karya inovatif (PKM-KI) dengan judul Alat Ekstruder Solusi Pengolah Sampah Filamen PLA Menjadi Produk Recycle Filamen.

“Beberapa UMKM 3D Print memiliki permasalahan yaitu menghasilkan sampah filamen dari sisa bahan pendukung (support material) mesin 3D Print dan kesalahan produksi. Hal tersebut menyebabkan banyaknya tumpukan sampah yang menghambat produktivitas pelaku 3D Print dan menyebabkan pencemaran lingkungan,” ujar Ulfi Sheila Pinasti (Ahad, 14/11).

Vira Prajna Cantika juga menyampaikan bahwa Rata-rata produksi Creativo dan Centralab yang merupakan UMKM industri pengolahan 3D printing ini menghasilkan sampah filamen sekitar 3-7 Kg setiap bulannya. Faktor-faktor tersebut menjadi latar belakang Vira Prajna Cantika dengan timnya untuk melakukan penelitian dan menciptakan suatu alat untuk mengurangi sampah filament. 

Karya inovatif yang dibawakan Vira Prajna Cantika dengan timnya pada ajang PIMNAS ke-34 ini mendapatkan penghargaan sebagai juara favorit.

Atas prestasinya tersebut, Vira Prajna Cantika dengan timnya mengaku sangat bersyukur dan bangga. “Capaian ini tentunya tidak luput dari doa, kerja sama tim, dukungan serta bimbingan dari Bapak Beni Suranto, S.T., M.SoftEng,” ujar Vira (Sabtu, 13/11).

Delegasi “Santri Unggul Indonesia Makmur” di Istanbul, Turki 2021

Kesadaran atas kondisi Indonesia yang membutuhkan pemimpin yang adaptif dan inovatif merupakan motivasi terbesar bagi Ilham Febryan Mahasiswa program studi Ekonomi Islam angkatan 2019 Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) dalam mengikuti International Youth Leader (IYL) Chapter 31 Santri Milenial, Istanbul, Turki. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 6 hari, mulai pada tanggal 23 – 29 September 2021.

International Youth Leader (IYL) merupakan platform pelatihan dan pendidikan kepemimpinan untuk pemuda Indonesia yang dibentuk oleh International Youth Leader yang bergerak di bidang Student Exchange, Leadership Camp, Halal Tour and Travel. Program tersebut bertujuan untuk melatih dan menggali potensi pemuda sebagai pemimpin umat yang unggul dalam prestasi, profesional dalam bekerja, berakhlakul karimah dalam perilaku, dan siap bersaing di kancah Internasional.

Seleksi International Youth Leader Chapter 31 Santri Milenial 2021 diadakan secara online se-Indonesia melalui tiga tahapan, yaitu seleksi pemberkasan, pembuatan esai, dan wawancara. Dari hasil seleksi tersebut terpilihlah 31 pemuda pemudi terbaik dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang kemudian diberangkatkan menuju Istanbul, Turki.

Dalam pelaksanaannya, Ilham Febryan dan peserta delegasi lainnya melakukan beberapa kegiatan. Yang pertama, melakukan halal tour untuk mempelajari sejarah Islam, dan budaya yang ada di Turki. Yang kedua, melakukan program market research yang bertujuan untuk membuka link dalam berbisnis di luar negeri dengan harapan pemuda sebagai harapan mampu memperluas bisnis dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar bukan hanya mengharapkan pekerjaan dari perusahaan yang berdampak pada tingkat pengangguran dan ketakutan untuk menempuh pendidikan tinggi. Yang ketiga, melakukan Forum Discussion Group menggunakan bahasa inggris yang bertujuan untuk melatih kemampuan communication skills dan public speaking peserta delegasi dalam menyampaikan ide. Yang keempat, melakukan kompetisi sesama group yang bertujuan untuk membentuk tim work dan melatih bagaimana seorang pemimpin dapat mempengaruhi timnya dalam mencapai tujuan.

Ilham febryan mengaku sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilannya lolos sebagai salah satu dari 31 delegasi mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia dalam program International Youth Leader Chapter Santri Milenial “Santri Unggul Indonesia Makmur” Di Istanbul, Turki 2021.

“Alhamdulillah, semoga berkat program ini saya dapat belajar mengembangkan diri, membentuk relasi dan bertukar pikiran untuk menciptakan semangat kreatif dan inovatif dalam menyebarkan dakwah, karena era revolusi industri saat ini, kita harus ikut andil dalam perkembangan zaman demi kemajuan peradaban khususnya Indonesia. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, membantu dan mendoakan saya selama ini” kata Ilham (Kamis, 7/10) melalui WhatsApp.