Galeri Investasi Syariah (GIS) PSEI FIAI UII Tempati Posisi Pertama dalam Kompetisi GI BEI AWARD 2023

Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) Awards merupakan penghargaan sebagai bentuk apresiasi Kantor Perwakilan (KP) BEI regional se-Indonesia bagi Perguruan Tinggi maupun Anggota Bursa yang menjadi mitra GI BEI. GIS (Galeri Investasi Syariah) Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) adalah salah satu dari mitranya.

Sertifikat GI BEI Award GIS FIAI UII 2023

GI BEI Awards 2023 diselenggarakan pada Rabu, 6 Desember 2023 lalu. Menempatkan Galeri Investasi BEI-Syariah Program Studi Ekonomi Islam UII sebagai Juara Satu Kompetisi Road to GI BEI Teraktif Kategori Pertumbuhan Transaksi dan Investor terbanyak di Regional DIY pada tahun 2023.

Bapak Adi Wicaksono, SE., MEI selaku ketua GIS FIAI UII memberikan apresiasinya atas prestasi GI BEI-S FIAI UII. Beliau mengatakan,

“Dengan pencapaian tersebut, menunjukkan GIS FIAI UII sangat diperhitungkan di provinsi DIY. GIS FIAI UII mampu untuk terus meningkatkan minat berinvestasi syariah kepada mahasiswa dan masyarakat luas. Investor di GIS FIAI UII juga merupakan investor yang aktif bertransaksi saham syariah, dengan didukung oleh proses edukasi yang tepat. Dan untuk kedepannya, GIS FIAI UII akan selalu berusaha untuk meningkatkan skill investasi yang baik kepada investor syariah di lingkungan yang lebih luas”.

Ruangan Laboratorium GIS FIAI UII

Strategi dan persiapan yang dilakukan oleh tim GIS FIAI UII yakni dengan menggencarkan sosialisasi dan edukasi pasar modal syariah di lingkungan UII. Bersama dengan Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS), GIS FIAI UII banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan investasi dan pasar modal, salah satunya adalah kajian investasi bersama BEI Yogyakarta dan Phintraco Sekuritas.

Fasilitas Meeting Space Lab. GIS FIAI UII

Galeri Investasi Syariah (GIS) FIAI UII merupakan Galeri Investasi Syariah pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 2013. Tidak hanya untuk mahasiswa UII, GIS juga dapat diakses untuk seluruh masyarakat umum. Galeri Investasi Syariah memiliki Kelompok Studi yang dibuat oleh Program Studi Ekonomi Islam bernama Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) FIAI UII.

Fasilitas Learning Space Lab. GIS FIAI UII

KSPMS dibentuk sebagai wadah untuk mahasiswa melakukan kajian, menyelenggarakan perlombaan, studi banding, penulisan artikel ilmiah tentang Pasar Modal Syariah, dan juga dapat mengikuti perlombaan kompetisi mahasiswa lainnya. Salah satu prestasi mahasiswa KSPMS yaitu berhasil menjadi Finalis 10 Besar pada acara UNY Stock Market Competition (USMC) 2023. Selain itu, GIS juga menyediakan layanan untuk mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin menjadi investor saham di pasar modal syariah.

Fasilitas Discussion Space Lab. GIS FIAI UII

Bagaimana Sobat Ekis? Tertarik menjadi investor syariah milenial? Yuk bergabung dengan keluarga besar Program Studi Ekonomi Islam UII dan kunjungi laboratorium GIS FIAI UII sekarang!

Pengen Ikut Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari MBKM, Tapi Masih Ragu? Eitss Daripada Ragu, Lebih Baik Simak Pengalaman Afifatun Naja Mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam UII yang Berhasil Lolos Ikut PMM 3 Muhammadiyah Bengkulu!

Di tahun 2023 ini, siapa sih yang gak tau Merdeka Belajar Kampus Merdeka, atau yang biasa dikenal dengan MBKM? Pastinya, Sobat Ekis juga udah gak asing kan dengan program – program MBKM yang banyak diikuti oleh banyak mahasiswa kini. Contohnya seperti 70 Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam yang berhasil lolos program MSIB (Magang dan Studi Independent Bersertifikat) dari MBKM.

Selain MSIB, Sobat Ekis juga berhasil lolos program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) MBKM yakni Afifatun Naja, Dinda Shafira, dan Sepia Lanope dari Ekonomi Islam angkatan 2021. Program PMM ini dibuat MBKM dengan tujuan supaya mahasiswa dapat mengeksplor & mempelajari keberagaman budaya nusantara, berteman dengan mahasiswa dari berbagai daerah, dan memberikan kesempatan belajar ke kampus lain di Indonesia.

Afifatun Naja membagikan pengalamannya selama mengikuti program PMM 3 di Universitas Muhammadiyah Bengkulu beberapa waktu lalu. “Dalam perjalanan ini aku menyadari akan hal penting dalam dunia perkuliahan selain menggali potensi akademis, yaitu menjalin hubungan antarbudaya. Aku juga belajar begitu banyak dari seluruh mahasiswa se-Indonesia dalam memahami indahnya perbedaan, kekayaan budaya, dan tumbuh bersama dalam keanekaragaman.”

Selain itu, Afifa juga membagikan kesannya mengikuti berbagai aktivitas di program tersebut. Seperti mengikuti kegiatan belajar mengajar; mengunjungi berbagai objek wisata lokal, situs bersejarah, tempat-tempat ibadah, lembaga adat dan lembaga sosial kemasyarakatan, serta tempat-tempat lainnya. Mengikuti program pengabdian masyarakat  dengan melakukan pengajaran di sekolah-sekolah, kunjungan ke panti asuhan dan panti jompo, pertunjukan budaya, relawan di rumah sakit. Dan yang terakhir adalah mahasiswa merefleksikan pengalaman kegiatan kebhinekaan dan inspirasi untuk memahami dan menghargai keberagaman yang dikemas melalui talk show, video dokumentasi, diskusi aktif dengan figur inspiratif daerah, dan juga permainan.

Afifa juga menambahkan, hal yang paling berkesan selama PMM menurutnya adalah ketika dapat diterima dengan baik oleh dosen dan mahasiswa UMB. Dapat bertukar ilmu, cerita, dan pengalaman dengan dosen dan juga mahasiswanya. Serta sering kali menjadi sorot utama dan contoh bagi mahasiswa internal UMB ketika berlangsungnya kegiatan belajar mengajar baik dalam menyimak materi maupun merespon. Afifa memberikan pesan untuk Sobat Ekis yang juga ingin mengikuti program MBKM seperti afifa, ataupun aktif di berbagai kegiatan.

“Halo, Sobat Ekis! Jangan takut gagal dalam melangkah ya, karena setiap langkah ke depan adalah sebuah pencapaian dan tidak ada usaha yang berujung sia-sia. Perkaya masa muda dengan pengalaman luar biasa. Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini bukan hanya sekadar perpindahan kampus, melainkan kesempatan untuk meresapi kekayaan budaya, mengasah pemikiran, membangun toleransi, dan membentuk jaringan hubungan yang kuat”.

Gimana Sobat Ekis? Masih ragu buat ikut program – programnya MBKM? Mendingan coba aja yuk! Ikuti pengalamannya Afifa dkk, dan jadi Sobat Ekis yang berani untuk menjelajahi dunia ilmu, kebudayaan, dan keragaman nusantara! Info selengkapnya ada di pmm.kampusmerdeka.kemendikbud.go.id yaa.

3 Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam UII Berhasil Menjadi Finalis 10 Besar pada acara UNY Stock Market Competition (USMC) 2023

UNY Stock Market Competition (USMC) 2023 adalah lomba equity research yang merupakan rangkaian acara dari Studium Generale KSPM FEB UNY 2023. Pastinya, Sobat Ekis gak pernah ketinggalan untuk berprestasi di bidang apapun, salah satunya adalah stock market.

Hafizh Hudzaifah (Ekonomi Islam 2020), Fachrina Fiddareini (Ekonomi Islam 2020), dan Luthfi Hawari Setiawan (Ekonomi Islam 2020). Berhasil menjadi finalis 10 Besar pada acara UNY Stock Market Competition (USMC) 2023. Dengan tema “Navigating Green Investment : Enhance the Art of Green Investment for Sustainable Companies And High Society“.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Kamis, 23 November 2023 lalu, Fachrina mengatakan alasannya mengikuti USMC ini. Bahwa sebelumnya ia belum pernah mengikuti perlombaan seperti USMC, dan merasa tertarik karena acara ini ia bisa lebih banyak belajar tentang saham.

“Dan pastinya acara ini juga berkaitan erat dengan kegiatan KSPMS FIAI UII, salah satunya itu terkait analisis sahamnya. Jadi, sangat insightfull sih buat aku yang juga anggota KSPMS FIAI UII”.

Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Fachrina, Kelompok Studi Pasar Modal Syariah atau yang dikenal dengan KSPMS FIAI UII ini sangat berkaitan dengan acara USMC UNY 2023 ini lhoo. Karena KSPMS merupakan kelompok studi yang dibentuk oleh Program Studi Ekonomi Islam UII. Sebagai bentuk penerapan dan juga implementasi dari studi Ekonomi Islam yang berkaitan dengan Investasi di Pasar Modal Syariah.

Selama proses kegiatan ini. Luthfi, Fachrina, dan juga Hafizh mendapatkan bimbingan dari Program Studi Ekonomi Islam. Sebagai bentuk dukungan untuk mahasiswa yang ingin aktif dan memiliki pengalaman dalam bidang – bidang yang masih berkaitan dengan akademik, dengan dibimbing oleh Dosen PSEI yang ahli dalam bidang tersebut.

Luthfi juga mengatakan, “Prodi mensupport sih untuk kegiatan kemarin, seperti dibimbing oleh Pak Adi selaku Dosen ahli, juga ada dari Mas Ryan selaku Laboran GIS (Galeri Investasi Syariah), dan pastinya kami juga dimudahkan untuk mendapatkan bimbingan dari IDX Jogja dan untuk biaya kegiatan”.

Selain itu, Hafizh juga memberikan tipsnya untuk Sobat Ekis yang ingin mulai belajar dan menekuni bidang investasi saham.

  1. Mencoba dengan Manage Keuangan Sendiri dengan baik

Sebagai seorang mahasiswa, khususnya yang belum mempunyai penghasilan sendiri. Sebelum memulai investasi, sebaiknya kita mulai dengan memanage keuangan sendiri dulu dengan baik, baru setelah itu belajar tentang investasi.

  1. Belajar tentang Investasi

Banyak – banyak belajar investasi. Bisa dari buku, youtube, atau belajar dari orang – orang yang udah ahli di bidang tersebut. Hafizh merekomendasikan beberapa youtube channel untuk belajar saham dari 0, yaitu channel Felicia Tjisaka, Raymond Chin, Andy Sanjaya, Saham Dari Nol, dan Ngomongin Uang.

  1. Jangan Lupa untuk Praktik

Kalau sudah belajar, jangan lupa perlahan – lahan mempraktikan apa saja yang sudah dipelajari tentang saham tersebut.

Hafizh juga membagikan pesannya untuk para Sobat Ekis yang ingin mulai mencoba untuk aktif dalam berbagai kegiatan, salah satunya di bidang saham. “Munculkanlah rasa penasaran dalam diri Sobat Ekis perihal sesuatu yang dirasa menjadi minat Sobat. Agar nantinya ketika Sobat sudah mengetahui minatnya dimana, Sobat bisa menekuni 1 bidang yang sudah diminati tersebut. Salah satu fasilitasnya adalah dengan mengikuti lomba dan belajar dengan yang ahli di bidang tersebut. Dan yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menciptakan atmosfer belajar yang baik di lingkungan prodi Ekonomi Islam UII, sehingga nantinya mampu memberikan prestasi yang lebih baik lagi untuk prodi Ekonomi Islam UII”.