Mahasiswa PSEI Raih Juara II Shariah Economic Smart Olympiade

Mahasiswa UII kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan. Kali ini tim FKEI (Forum Kajian Ekonomi Islam) Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam yang diwakili oleh Nunung Elahayati (Ekis-2013), Isnaini Nurrurosyida (Ekis-2014) dan Nadia Nuril Firdaus (Ekis-2014) berhasil meraih juara II dalam ajang Sharia Economic Smart Olympiad (SESO) di Institut Pertanian Bogor pada tanggal 10-12 September 2015 . SESO merupakan salah satu kegiatan yang ada dalam rangkaian Sharia Economics at Seminar, Expo and Campaign (SEASON). Kegiatan yang berupa kompetisi, ekspo, dan seminar tersebut diselenggarakan oleh divisi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institute Pertanian Bogor dan telah memasuki tahun ke-11.

Shariah Economics Smart Olympiad sendiri merupakan olimpiade Ekonomi Islam yang diselenggarakan secara nasional dan diikuti oleh seluruh perguruan tinggi diseluruh Indonesia, baik yang mewakili program studi maupun Kelompok Studi Ekonomi Islam. Babak penyisihan olimpiade ini berupa pengerjaan soal secara tertulis yang jawabannya dikirimkan kepada panitia pada bulan Juli 2015. Akhirnya pada tanggal 21 Agustus 2015 tim yang lolos ke babak semifinal diumumkan sebanyak 6 tim yaitu dari STAIN Curup, UII, IPB, UGM, Polines Semarang, Unsoed Purwokerto.

Babak Semifinal diselenggarakan pada tanggal 11 September 2015 di Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor. Pada babak semifinal ini digunakan sistem Cerdas Cermat dengan membagi semi finalis menjadi 2 kelompok melalui pengundian. Kelompok semifinalis pertama adalah UII, IPB dan Polines Semarang, sedangkan kelompok kedua adalah tim dari UGM, STAIN Curup, dan Unsoed Purwokerto. Akhirnya dari kelompok pertama tim UII keluar sebagai finalis melawan tim STAIN Curup dari kelompok kedua. Pada babak final, tim FKEI-UII harus mengakui keunggulan tim dari STAIN Curup dan meraih juara II. Sementara itu juara III yang diperebutkan oleh tim yang tidak lolos ke babak final disabet oleh tim dari UGM.

Selain mengikuti ajang Shariah Economics Smart Olympiad tim FKEI-UII juga mengikuti seminar internasional bertema “The Contribution of Islamic Economic and Finance on Indonesian Economic Development“. Acara ini menghadirkan pembicara dari IIUM, Monash University-Malaysia, Politeknik Bandung, Universitas Padjadjaran dan dari IPB sendiri.

Sementara itu, Ketua Prodi Ekonomi Islam FIAI-UII, Dr. Rahmani Timorita Yuliyanti, M.Ag. saat dikonfirmasi menyatakan rasa bangga dan bahagianya atas prestasi yang telah diraih mahasiswa Prodi Ekonomi Islam FIAI UII. “Semoga prestasi ini menjadi salah satu berkah bagi seluruh stakeholder Prodi Ekonomi Islam FIAI UII, dan menjadi pemicu semangat dan memotivasi mahasiswa yang lain untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Studium Generale PSEI 2015: Refresh-Renew-Recharge!

Masih dalam rangka orientasi mahasiswa baru, pada hari Sabtu, 12 September 2015 lalu, Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII menghelat acara Studiun Generale 2015 dengan tema: “Meningkatkan Kapabilitas Lulusan Ekonomi Islam di Tengah Persaingan SDM Industri Keuangan Syariah”. Acara tersebut bukan hanya bertujuan untuk mempererat ukhuwah antara mahasiswa baru angkatan 2015 dengan Prodi, tetapi juga memberikan wacana lebih luas mengenai kondisi industri syariah di Indonesia sehingga mahasiswa memiliki orientasi belajar yang lebih baik untuk mendalami dunia perkuliahan ke depan.

Suasana Stadium Generale Mahasiswa Baru 2015

Suasana Stadium Generale Mahasiswa Baru 2015

Narasumber pada acara yang diselenggarakan di GKU Dr. Sardjito ini adalah Ibu Mursida Rambe, Direktur BMT Beringharjo Yogyakarta. Dalam kuliahnya, Ibu Rambe membagi pengalaman mengelola BMT Beringharjo yang didirikan dengan modal Rp 1 juta hingga bisa memiliki cabang di kota-kota besar di Indonesia seperti sekarang ini. Beliau juga memotivasi mahasiswa untuk ikut aktif dalam kegiatan organisasi kampus sebagai modal untuk menghadapi dunia kerja. Selain diisi dengan narasumber utama, acara Studium Generale juga diisi oleh alumni PSEI angkatan tahun 2006, Bapak Nasruddin, SEI, MEI, yang memberikan testimoni mengenai kesuksesan alumni Prodi Ekonomi Islam yang tersebar di seluruh nusantara dan turut memberi motivasi kepada mahasiswa baru untuk tidak menjadi mahasiwa yang hanya mengenal kos dan kampus, tapi juga aktif di mana saja . Di samping kuliah inti, program tahunan ini juga diramaikan oleh doorprize dan pengenalan organisasi FKEI oleh Presiden FKEI, Adi Wibowo. Acara yang dipandu oleh Muhammad Iqbal, SEI dan Fajar Fandi Atmaja, Lc, MSI ini disambut meriah dan antusiasme mahasiswa baru hingga berakhirnya Studium Generale pada pukul 11.45 WIB.

Workshop COSAP dan Pelatihan Klasiber untuk Dosen

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII) mengadakan Workshop Revisi Course Outline dan Satuan Acara Perkuliahan (COSAP) dan Pelatihan Klasiber bagi dosen-dosen PSEI di laboratorium komputer FIAI, Rabu 10 September 2014. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Idrus, M.Pd. dari Badan Pengembangan Akademik (BPA) UII dan Hana Isnaini Al-Husna, S.T. dari Badan Sistem Informatika (BSI) UII sebagai pemateri.

Tujuan workshop dan pelatihan ini adalah untuk membekali peserta agar dapat memperbaiki course outline dan satuan acara perkuliahan sesuai dengan peraturan yang belaku di UII dan memanfaatkan Klasiber sebagai salah satu sarana penunjang proses pembelajaran. Bagi Program Studi Ekonomi Islam, kegiatan ini merupakan upaya menjaga kualitas dosen agar senantiasa sesuai dengan perkembangan di bidang keilmuan. Selain itu juga agar dosen selalu mengikuti dan menggunakan teknologi infoemasi sesuai dengan peraturan yang berlaku pada proses belajar mengajar sesuai mata kuliah yang diampu.

Kegiatan yang berlangsung di laboratorium komputer FIAI ini mencakup dua aktivitas. Aktivitas pertama adalah revisi course outline dan satuan acara perkuliahan sesuai dengan peraturan terbaru. Para dosen juga melakukan pemutakhiran dengan mengacu pada pustaka pilihan terbaru. Aktivitas kedua berupa pelatihan menggunakan fasilitas e-learning yaitu Klasiber meliputi pengunggahan bahan kuliah, pembuatan kuis, pembuatan forum diskusi, penilaian, dan topik lain yang relevan.

Dr. Muhammad Idrus, M.Pd, saat Menyampaikan Materi Revisi Course Outline dan Satuan Acara Perkuliahan

Dr. Muhammad Idrus, M.Pd, saat Menyampaikan Materi Revisi Course Outline dan Satuan Acara Perkuliahan

Pemateri pertama, Dr. Muhammad Idrus, M.Pd., menjelaskan bahwa format course outline terbaru meliputi identitas mata kuliah, deskripsi mata kuliah, peta konsep, tujuan mata kuliah, kompetensi dan indikator pencapaian, jadwal (timeline) dan topik perkuliahan, referensi,sistem penilaian, strategi pembelajaran. Sedangkan format SAP terbaru mencakup pertemuan, kompetensi dasar, topik bahasan dan sub, topik bahasan, indikator pencapaian, strategi pembelajaran, alokasi waktu, media pembelajaran, evaluasi, referensi, dan sumber bahan. Perbedaan antara SAP lama dan SAP baru menurutnya terletak pada istilah yang digunakan dan kolom pokok bahasan.

Pemateri kedua, Hana Isnaini Al-Husna, S.T., menjelaskan mengenai Klasiber untuk dosen yang merupakan Moodle Versi 2.2. Menurut pemateri, terdapat fasilitas penting yang minimal harus diketahui oleh dosen yaitu setting file pribadi, upload file mata kuliah, penugasan, presensi mahasiswa, forum, dan membuat kuis. Kuis dapat digunakan dosen untuk membuat pertanyaan yang dimaksudkan sebagai ujian atau untuk mengetahui kompetensi dari mahasiswa, sejauh mana mahasiswa memahami akan materi yang sudah disampaikan.

Sembilan Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam Raih Beasiswa Wirausaha Mandiri

Sembilan mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia (FIAI UII), Yogyakarta berhasil meraih beasiswa wirausaha dari Bank Mandiri setelah melalui proses panjang. Beasiswa ini diraih setelah melalui seleksi ketat dari panitia penyelenggara yaitu berupa seleksi administratif yang dimanifestasikan dalam bentuk proposal rencana wirausaha (business plan) dan barulah setelah itu dilakukan seleksi wawancara.

Kesempatan beasiswa ini tidak disia-siakan oleh segenap mahasiswa jurusan Ekonomi Islam FIAI UII. Alhasil, 9 dari 20 proposal yang dinyatakan diterima adalah buah tangan dari mahasiswa Ekonomi Islam FIAI UII. Mereka yang lolos dalam beasiswa wirausaha ini adalah; Ali Mahrus 2010 (Martabak Seribu), Faris 2010 (Rumah Susu), Yuniken Laily D. 2009 (Milky Corn), Ramli Boga 2010 (Dr. Snack), Romi Padli 2009 (Rumah Pempek), Fiki Ardianta 2011 (Kembar Teknika), Ichsaniar Bakti P. 2011 (Indo-Art), Windi Adi Wibowo 2007 (Rumah Campoes) dan Randhika Prawira P. 2011 (Angkringan Mank Jaink).

Penyerahan Beasiswa Wirausaha Mandiri Secara Simbolis

Penyerahan Beasiswa Wirausaha Mandiri Secara Simbolis

Beasiswa ini diberikan dalam bentuk bantuan dana untuk pengembangan wirausaha yaitu uang sebesar 10 juta rupiah untuk masing-masing pemenang. “Alhamdulillah, ini merupakan kabar gembira bagi program studi Ekonomi Islam UII, karena merupakan salah satu indikator keberhasilan prodi dalam melakukan pengemblengan terhadap mahasiswanya untuk berwirausaha yang merupakan salah satu kajian dalam Ekonomi Islam”. Begitu ungkap ketua prodi Ekonomi Islam FIAI UII H. Nurkholis, S.Ag, M.Sh, Ec saat ditemui di ruangannya pada (12/01/20). Tidak sampai disitu, “baru-baru ini juga ada lima mahasiswa Prodi Ekonomi Islam FIAI UII yang berhasil memenagi kompetisi dana hibah bersaing wirausaha mahasiswa dari PT Pengadaian.” tambah Nurkholis.

FKEI Menggelar Bakti Sosial di Kuloprogo

Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan bakti sosial di Dukuh Penggung Kelurahan Hargorejo Kabupaten Kulonprogo, Sabtu-Ahad, 2-3 Juni 2012. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenalkan sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. Kegiatan bertajuk FKEI Exploria ini bertema ‘Bakti Sosial Mewujudkan Masyarakat Madani dengan Ekonomi Syariah’.

Ketua panitia, Ade Ruswanda, menuturkan kegiatan tersebut diadakan karena adanya keinginan yang kuat dari mahasiswa jurusan Ekonomi Islam untuk belajar dan melatih diri berhubungan dengan masyarakat dan juga untuk melatih diri untuk hidup bermasyarakat. “Kita ingin mensosialisasikan ekonomi Islam agar lebih memasyarakat dan masyarakat tahu apa itu ekonomi Islam,” ujar mahasiswa kelahiran Kulonprogo ini.

Penyerahan Bingkisan pada Bakti Sosial FKEI di Kuloprogo

Penyerahan Bingkisan pada Bakti Sosial FKEI di Kuloprogo

Lebih lanjut, Ade mengatakan selama ini mahasiswa merasakan bahwa salah satu tujuan Ekonomi Islam adalah mensejahterakan rakyat, tetapi jika masyarakat sendiri kurang tahu apa itu ekonomi Islam hal ini dirasa kurang dapat untuk diwujudkan. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan penyuluhan tentang ekonomi Islam yang disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Ekonomi Islam FIAI, H. Nur Kholis, S.Ag., M.Sh.Ec. Antusiasme masyarakat tampak dari keseriusan mereka mengkuti jalannya acara hingga larut malam dengan berabgai pertanyaan seputar ekonomi Islam.

Selain itu, panitia juga mengajak masyarakat setempat untuk melakukan bersih desa dari berbagai macam sampah yang ada. Sementara itu, untuk lebih menyemarakkan kegiatan mereka juga mengadakan perlombaan untuk anak-anak yaitu lomba doa harian, lomba makan kerupuk, lomba memasukkan paku dalam botol, lomba lari balon. Bahkan panitia juga memberikan paket sembako bagi lima puluh kepala keluarga sebagai wujud upaya mensejahterakan masyarakat melalui ekonomi Islam.