Olahraga Lebih Sehat Sebelum atau Sesudah Sarapan? Bagaimana Penjelasannya?

Hayoo siapa nih yang masih suka bingung mau sarapan sebelum atau sesudah olahraga ya?

Ternyata, olahraga sebelum dan sesudah sarapan memberikan manfaat yang berbeda untuk kesehatan lhoo! Olahraga sebelum sarapan bisa membakar lemak dengan lebih efektif, sedangkan olahraga setelah sarapan bisa meningkatkan performa tubuh selama berolahraga. Jadi, jika Sobat Ekis sedang proses diet atau ingin mengurangi berat badan, Sobat Ekis harus pilih yang mana ya?

Senam Pagi Ekis Sport Day #3

Manfaat Olahraga Sebelum Sarapan

Studi pada British Journal of Nutrition 2013, menunjukkan bahwa berolahraga sebelum sarapan dapat membakar lemak tubuh 20% lebih banyak. Karena tubuh memakai cadangan makanan di dalam tubuh berupa lemak untuk komposisi energi saat berolahraga. Oleh sebab itu, olahraga sebelum sarapan bisa membuat tubuh membakar lebih banyak lemak.

Selain itu, olahraga pagi sebelum sarapan juga bisa membuat Sobat Ekis tidak ingin makan lebih banyak atau kelaparan sepanjang hari. Hal ini justru akan membuat sesi olahraga pagi lebih optimal. Saat  Sobat Ekis berolahraga sebelum makan, terjadi perubahan kinerja hormon insulin dan hormon pertumbuhan. Dengan cara inilah Sobat Ekis membantu tubuh untuk menyesuaikan produksi hormon insulin dan hormon pertumbuhan dalam tubuh.

Begitu Sobat Ekis selesai berolahraga dan makan, hormon insulin akan bekerja dengan lebih efisien. Hormon ini juga membantu penyerapan zat gizi dari makanan dengan lebih baik serta menyalurkannya ke otot dan hati. Kinerja hormon pertumbuhan juga menjadi lebih baik saat Sobat Ekis berolahraga sebelum sarapan. Hormon ini membantu pembentukan jaringan otot, membakar lemak, serta meningkatkan kesehatan tulang, dan ketahanan fisik.

Olahraga Badminton Ekis Sport Day #2

Manfaat Olahraga Setelah Sarapan

Saat berolahraga, badan membutuhkan kalori yang bisa dibakar untuk diubah menjadi energi. Dikutip dari Cleveland Clinic, makan sarapan sebelum olahraga bisa membantu tubuh untuk memberikan tambahan energi yang dibutuhkan selama berolahraga. Jadi, jika Sobat Ekis melakukan olahraga rutin untuk meningkatkan kebugaran fisik, kekuatan, dan kecepatan, tentunya Sobat Ekis membutuhkan asupan makanan sebelum berolahraga.

Melakukan olahraga dengan tujuan tersebut tanpa asupan makanan bisa membuat olahraga di pagi hari menjadi tidak efektif. Karena tubuh kita membutuhkan kalori untuk proses metabolisme. Khususnya untuk penderita diabetes, lebih disarankan untuk melakukan olahraga pagi setelah sarapan. Karena penderita diabetes cenderung sering mengalami kekurangan kadar gula darah (hipoglikemia).

Sarapan Ekis Sport Day #3

Namun, Jika Sobat Ekis ingin berolahraga pagi dilakukan setelah sarapan, pastikan asupan sarapan lebih terjaga. Pastikan Sobat Ekis juga mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat untuk memberikan asupan energi yang lebih banyak ke dalam tubuh. Seperti gandum, buah – buahan, dan sayuran agar metabolisme tubuh bekerja lebih optimal.

Lakukan olahraga pagi selang dua sampai tiga jam setelah Sobat Ekis sarapan, supaya makanan dalam tubuh dapat dicerna terlebih dahulu. Jika hanya mengonsumsi cemilan atau makanan ringan, berikan jeda sekitar satu jam sebelum berolahraga. Dan jika Sobat Ekis hanya memiliki waktu sedikit (5-10 menit), silahkan konsumsi buah pisang atau apel dan minum cukup cairan sebelum berolahraga ya!

Sarapan Bersama di Ekis Sport Day #3

Olahraga Lebih Sehat Sebelum atau Sesudah Sarapan?

Jadi, untuk Sobat Ekis yang masih bingung mau sarapan sebelum atau sesudah olahraga sekarang sudah tau ya, kalau hal itu sesuai dengan kebutuhan dan  keinginan Sobat Ekis masing – masing.

Jika Sobat Ekis sedang proses diet, ingin mengurangi berat badan, dan ingin melakukan jenis olahraga dengan intensitas yang ringan, bisa mulai dengan berolahraga sebelum sarapan. Namun, jika Sobat Ekis ingin meningkatkan kebugaran fisik, kekuatan, dan ingin melakukan olahraga dalam periode waktu yang lebih lama dengan intensitas yang tinggi, bisa dengan sarapan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Olahraga dan sarapan, dua – duanya adalah hal yang baik dan sehat, dan lebih sehat lagi jika Sobat Ekis ikut event olahraga Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) UII yaitu Ekis Sport Day yang akan diadakan pada Sabtu, 15 Juli 2023. Ekis Sport Day kali ini tentunya lebih meriah, lebih asik, dan tentunya lebih sehat dibandingkan sebelumnya. Mau tau info lengkapnya? Yuk langsung follow aja Instagram resminya di @ekonomiislam_uii.

Ekis Sport Day #4

Kuliah Umum dan Sertifikasi Profesi Perencanaan Keuangan Islam Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) UII

(Sabtu, 01/07/2023) Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan Kuliah Umum dan Sertifikasi Profesi Perencanaan Keuangan Islam untuk mahasiswa khusus kelas Perencanaan Keuangan Islam semester genap TA 2022/2023 dengan tema “Profesi Perencana Keuangan Syariah Sebagai Sarana Dakwah Islamiyah”. Acara ini dilaksanakan secara luring, di Auditorium Lantai 5, Gedung Wahid Hasyim, FIAI UII.

Kuliah Umum ini menjadi Kuliah Umum pertama yang dilaksanakan secara luring oleh Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) UII setelah masa pandemi Covid-19 berakhir. Walaupun acara ini dilaksanakan pada hari weekend, namun antusiasme mahasiswa sangat tinggi bahkan kursi yang disediakan-pun hampir terisi penuh.

Walaupun kuliah umum ini hanya diperuntukan untuk sebagian mahasiswa saja, tapi pemateri yang didatangkan bukan pemateri biasa. Pemateri nasional yang sudah berpengalaman dan ahli dalam bidang Perencanaan Keuangan Islam, yakni Muhammad Adz Dzahabie, RIFA dan Dea Aryandhana Mulyana Haris, S.AB., M.E., RIFA. Acara ini dipandu oleh dosen PSEI UII sebagai moderator yakni Soya Sobaya, SEI., M.M., RIFA selaku dosen Prodi Ekonomi Islam UII.

Acara ini dibuka oleh Opening Speech dari Aidil Akbar Madjid, MBA, MNLP, CFE, CFP, CH, CHt, RIFA, RFC selaku Chairman IARFC Indonesia. Opening speech ini dilaksanakan secara daring langsung melalui aplikasi Zoom, dan ditampilkan melalui infocus sehingga masih tetap terhubung dengan audience yang hadir secara langsung di tempat.

Dilanjutkan sambutan oleh Dr. Asmuni, MA selaku Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII. Dr. Asmuni menyebutkan bahwa walaupun Perencanaan Keuangan Islam bukan menjadi bidangnya, namun menjadi Perencana Keuangan yang berlandaskan keislaman tetap penting adanya. Ini dikarenakan suatu keluarga dapat dengan aman, tentram, serta terjaga finansialnya disebabkan dengan perencana keuangan/financial planner yang baik. Jika keluarga kecil saja membutuhkan financial planner yang baik, bagaimana dengan negara seperti Indonesia ini. Oleh karena itu, pentingnya ada sertifikasi dan pelatihan terkait Perencanaan Keuangan yang baik dan sesuai dengan Syariat Islam.

Acara dilanjutkan oleh pemateri pertama, yakni Muhammad Adz Dzahabie, RIFA selaku Praktisi Perencana Keuangan Syariah. Dikarenakan pemateri pertama sedang menjalankan ibadah Haji ke Baitullah, sehingga pemaparan materinya dilaksanakan secara daring langsung melalui Zoom. Walaupun melalui Zoom, tetapi acara tetap dilaksanakan secara interaktif dengan audience yang hadir secara langsung.

Karena tidak bisa berlangsung lama, pemaparan materi langsung dilanjutkan oleh pemateri kedua, yakni Dea Aryandhana Mulyana Haris, S.AB., M.E., RIFA selaku Kepala Departemen Syariah IARFC Indonesia. Dea Aryandhana membawakan materi bertemakan “Profesi Perencana Keuangan Syariah dalam Syiar Ekonomi Islam” dengan bahasa yang mudah dipahami dan interaktif dengan audience.

Dimulai dengan memperkenalkan IARFC dan IARFC Syariah, Dea Aryandhana menjelaskan betapa pentingnya memiliki sertifikasi maupun gelar Perencana Keuangan Islam saat ini. Karena menurut Dea Aryandhana, seseorang dapat dipercaya ketika ia menjelaskan hal yang sudah ia pahami betul dan divalidasi oleh gelar atau sertifikasi yang dimiliki. Oleh karena itu, sertifikasi maupun gelar Perencana Keuangan Islam menjadi penting bagi financial planner yang ingin menjadi konsultan dan sejenisnya.

Namun, Dea Aryandhana menyayangkan indeks literasi Keuangan Syariah dan indeks literasi Ekonomi Syariah Indonesia yang masih sangat rendah. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya yaitu sedikitnya sumber daya manusia yang ahli dan meyakini ekonomi Syariah. Oleh sebab itulah, sertifikasi dan gelar Pererencana Keuangan Islam menjadi penting di tengah – tengah masyarakat saat ini.

Di akhir kuliah umum, terdapat pengumuman mahasiswa yang telah lolos ujian seleksi beasiswa sertifikasi dan pelatihan Perencanaan Keuangan Islam CIMM. CIMM merupakan gelar sertifikasi yang diberikan kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan perencanaan keuangan Syariah tingkat dasar dan lulus dalam ujian akhir. Inilah daftar mahasiswa Prodi Ekonomi Islam yang berhasil lolos tahap seleksi beasiswa sertifikasi dan pelatihan Perencanaan Keuangan Islam CIMM:

CIMM PSEI UII

Daftar Mahasiswa Lolos Beasiswa Ujian Sertifikasi CIMM

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) UII memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang terpilih dan sudah lolos ujian seleksi beasiswa untuk sertifikasi Perencanaan Keuangan Islam CIMM. Beasiswa ini sebagai bentuk dukungan PSEI UII terhadap peningkatan literasi Keuangan dan Ekonomi Syariah untuk mahasiswa yang ingin memiliki sertifikasi Perencanaan Keuangan Islam. Selain beasiswa, Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) UII juga memberikan potongan harga untuk mahasiswa non-beasiswa dan mahasiswa aktif Ekonomi Islam yang berkeinginan untuk mengikuti ujian sertifikasi Perencanaan Keuangan Islam CIMM.

Jadi mahasiswa Prodi Ekonomi Islam UII banyak manfaatnya kan?

Yuk, tunggu apa lagi? Segera bergabung bersama kami, di Keluarga Besar Program Studi Ekonomi Islam, Universitas Islam Indonesia.