Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir Bagi Mahasiswa

Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII melaksanakan Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir Bagi Mahasiswa. Hibah ini disusun dalam rangka meningkatkan mutu ilmiah skripsi yang dihasilkan dan mendorong sikap kompetitif mahasiswa dalam berkarya ilmiah. Melalui hibah ini akan diseleksi sembilan mahasiswa yang berhak mendapat pendanaan sebesar Rp1.500.000,- untuk penyelesaian tugas akhir.

Poster Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir

Poster Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir

Mekanisme pengajuan hibah ini dilakukan mahasiswa dengan mengajukan proposal kepada tim PSEI. Proposal yang diajukan akan diseleksi administrasi oleh tim PSEI dan diseminarkan di depan tim reviewer. Jika proposal disetujui, maka mahasiswa harus menandatangani kontrak dengan PSEI. Tema yang diajukan mengacu pada blue print Penelitian Payung Dosen dan Mahasiswa.

Berikut merupakan dokumen yang harus diisi untuk mengikuti kegiatan hibah ini.

Form Pendaftaran Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir

Surat Pernyataan Hibah Kompetisi Penulisan Tugas Akhir

Mahasiswa Ekonomi Islam Ikuti Youth Excursion 2016 di Malaysia

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Nafis Husna Khoirunnisa, mengikuti Youth Excursion 2016 yang dilaksanakan di Malaysia pada 2-6 Mei 2016. Kegiatan yang biasa disingkat Youtex ini digagas oleh Indonesia Youth Leader Alliance. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Connecting ASEAN Youth To The World”. Program ini memberikan kesempatan untuk generasi Muda di ASEAN yang memiliki passion dalam bidang wirausaha, pergerakan sosial, dan kerjasama ASEAN Economic Community. Nafis Husna Khoirunnisa terpilih menjadi peserta program ini bersama 117 peserta dari berbagai universitas di Indonesia dan negara ASEAN lainnya. Peserta dipilih melalui seleksi yang meliputi data diri, track record organisasi, dan seleksi persiapan berkas.

Suasana 3rd ASEAN Community Symposium Malaysia dalam Rangkaian Youth Excursion 2016

Suasana 3rd ASEAN Community Symposium Malaysia dalam Rangkaian Youth Excursion 2016

Program Youtex kali ini juga diisi sejumlah kegiatan seperti kunjungan ke MaGIC ( Malaysia Global Innovation and Creativity Center) yang merupakan perusahaan akselerator start-up yang di support oleh pemerintah Malaysia. Peserta Youtex juga menjadi delegasi dari 3rd ASEAN Community Symposium Malaysia dengan tema “Connecting ASEAN Leader to the World”. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya dan juga dihadiri oleh Minister Counsellor Pensosbud KBRI, Trigustono Suprianto.

Nafis Husna Khoirunnisa, Mahasiswa Ekonomi Islam, Bersama Peserta Youth Excursion 2016

Nafis Husna Khoirunnisa, Mahasiswa Ekonomi Islam, Bersama Peserta Youth Excursion 2016

Peserta Youtex juga mendapat kesempatan untuk menampilkan budaya negaranya di depan para pejabat Malaysia. Nafis Husna Khoirunnisa pada kesempatan ini ikut serta menyajikan tarian Indonesia bersama beberapa peserta lainya. Pada hari terakhir peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan market research di NU Central, Central Market, Bukit Bintang, China Town/ Petaling Street. Setiap kelompuk diminta untuk menganalisis kebutuhan pasar, ukuran kompetisi, dan membandingkannya menggunakan analisis SWOT dengan Indonesia.

FKEI Akan Hadirkan Mang Amsi dalam Seminar Pasar Modal Syariah

Forum Komunikasi Ekonomi Islam (FKEI) Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) akan menggelar Seminar Pasar Modal Syariah pada Sabtu, 14 Mei 2016 mendatang. Seminar akan dilaksanakan di GKU Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII dengan tajuk “Mendulang Cuan Syariah di Saham Syariah Sambil Kuliah atau Bekerja”. FKEI menghadirkan sejumlah pembicara dalam seminar ini, yaitu dari Bursa Efek Indonesia, PT. Phintraco Securities, dan Founder SyariahSaham.com, Asep Muhammad Saepul Islam atau biasa dipanggil Mang Amsi.

Seminar ini ditujukan untuk mahasiswa dan umum untuk memberikan dasar-dasar investasi syariah di pasar modal. Pembicara dari Bursa Efek Indonesia akan memberikan gambaran umum mengenai Pasar Modal Syariah di Indonesia. Pembahasan akan dilanjutkan pihak PT. Phintraco Securities mengenai Seluk Beluk Investasi Saham Syariah di BEI. Sedangkan Mang Amsi akan membahas Teknik FATAMMA untuk Investasi di Saham Syariah.

Suasana Perdagangan Online di Ruang Galeri Investasi BEI Syariah FIAI UII

Suasana Perdagangan Online di Ruang Galeri Investasi BEI Syariah FIAI UII Sumber: Video Profil PSEI FIAI UII

Mang Amsi dikenal sebagai investor dengan spesialisasi di saham syariah di Indonesia. Selain merupakan founder SyariahSaham.com, ia juga aktif di berbagai forum saham nasional seperti BEI5000 dan IDX6000. Profesi sehari-harinya adalah guru yang mengajar di sebuah Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Cianjur. Dengan menghadirkan praktisi investasi seperti Mang Amsi, FKEI berharap mahasiswa dan masyarakat makin berminat untuk menjadi investor di saham syariah.

Aktivitas Perdagangan Online di Aplikasi Profits PT. Phintraco Securities

Aktivitas Perdagangan Online di Aplikasi Profits PT. Phintraco Securities Sumber: Video Profil PSEI FIAI UII

Program Studi Ekonomi Islam telah sejak 2013 lalu merintis kerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan PT. Phintraco Securities untuk menyediakan fasilitas edukasi saham syariah. Hasil kerjasama ini terwujud dalam pendirian Galeri Investasi BEI Syariah di Gedung K.H. A. Wahid Hasyim, Kampus Terpadu UII. Galeri ini menyediakan fasilitas pembukaan rekening dan online trading dengan PT. Phintraco Securities sebagai broker yang menjembatani nasabah dengan pasar saham.

Kerjasama dengan Koperasi Agro Niaga Syariah Jatim

Rombongan silaturahmi akademik Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan kunjungan ke Koperasi Agro Niaga (Kanindo) Syariah Jatim. Kunjungan dilakukan pada Jumat, 22 April 2016 dan disambut langsung oleh dilakukan langsung oleh ketua Kanindo Syariah Jatim, Drs. H. Untung Endro Cahyono, MM.

Kanindo yang berdomisili di Kabupaten Malang pendiriannya telah dirintis sejak September 1998 oleh sejumlah aktifis gerakan koperasi, LSM dan tokoh masyarakat yang perduli dengan pemberdayaan ekonomi rakyat. Saat ini Kanindo memiliki sejumlah cabang di Kabupaten Malang, yaitu di Dau, Pujon, Wajak, Wagir, Singosari, Kepanjen, dan Wonosari. Layanan yang diberikan mencakup pembiayaan, simpanan, jasa keuangan, simpanan harian, simpanan berjangka, talangan haji,deposito, real estate dan property.

Kunjungan Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII ke Kanindo dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan kerjasama. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk berdiskusi mengenai beberapa hal yang terkait dengan pengembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) dan pendampingan usaha. Menurut Dekan FIAI UII, Dr. Tamyiz Mukharrom, M.A., Prodi Ekonomi Islam FIAI UII diharapkan dapat menjalin kerjasama dengan Kanindo Syariah untuk memperkuat konsentrasi bisnis Islam yang akan diselenggarakan pada tahun ini. Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII dan Kanindo Syariah pada kesempatan ini juga melakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) antara kedua belah pihak.

Silaturahmi Akademik ke Universitas Brawijaya Malang

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mengadakan kegiatan pengembangan institusi. Kali ini kegiatan dilakukan dengan mengadakan silaturahmi akademik ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya Malang pada Kamis 21 April 2016.

Suasana Diskusi dalam Rangkaian Silaturahmi Akademik ke Universitas Brawijaya Malang

Suasana Diskusi dalam Rangkaian Silaturahmi Akademik ke Universitas Brawijaya Malang

Peserta silaturahmi akademik terdiri adalah para dosen dan laboran Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII. Dekan FIAI UII, Dr. Tamyiz Mukharrom, M.A., juga berkesempatan hadir memimpin rombongan. Selain Dekan FIAI UII, Ketua Program Studi Ekonomi Islam, Dr. Rahmani Timorita Yulianti, M.Ag., dan Sekretaris Program Studi, Soya Sobaya, S.E.I., M.M., juga ikut serta dalam rombongan silaturahmi akakdemik yang berlangsung pada tanggal 21-23 April 2016 ini.

Penandatanganan MOU dengan FEB Universitas Brawijaya Malang

Penandatanganan MOU dengan FEB Universitas Brawijaya Malang

Rombongan Program Studi Ekonomi Islam diterima oleh Wakil Dekan FEB Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ghozali Maski, S.E., M.S. Wakil Dekan FEB Universitas Brawijaya mengapresiasi kedatangan rombongan Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII ke kampusnya.  Wakil Dekan juga menjelaskan bahwa Program Studi Ekonomi Islam di FEB Universitas Brawijaya telah ada sejak tahun 2011 dengan izin Rektor. Sebelum menjadi sebuah program studi, sebelumnya telah terdapat embrio dalam bentuk Konsentrasi Ekonomi Islam pada Jurusan Ilmu Ekonomi.

Kunjungan ke Inkubator Bisnis LPPM Universitas Brawijaya Malang

Kunjungan ke Inkubator Bisnis LPPM Universitas Brawijaya Malang

Silaturahmi akademik diisi diskusi dan berbagai pengalaman dalam pengelolaan program studi ekonomi Islam. Selain itu, kedua belah pihak juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjalin kerjasam berkaitan dengan darma perguruan tinggi. Kunjungan juga dilakukan ke inkubator bisnis Universitas Brawijaya yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Brawijaya. Hal ini dilakukan mengingat saat ini Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII sedang menyusun kurikulum dengan konsentrasi baru yaitu Bisnis Islam.

Kesempatan Magang Bank Muamalat

PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk membuka kesempatan magang bagi mahasiswa maupun mahasiswi tingkat akhir pada berbagai posisi. Mahasiswa semester enam sampai dengan delapan dapat mengikuti kegiatan ini. Adapun posisi yang dibuka adalah Micro, Distribution Network Management (DNM), Domestic Operations, dan Financial Institutions.

Poster Kesempatan Magang Bank Muamalat

Poster Kesempatan Magang Bank Muamalat

Mahasiswa yang ingin mengikuti magang Bank Muamalat ini dituntut memenuhi sejumlah kualifikasi, yaitu: 1) terbuka untuk semua jurusan; 2) menguasai Microsoft Office (Word, Excel, dan PowerPoint); 3) jujur; 4) memiliki motivasi kerja yang tinggi, pekerja keras; 5) teliti memiliki kemampuan administrasi, dan disiplin. Mahasiswa yang berminat pada magang Bank Muamalat dapat mengirimkan CV sampai dengan 24 April 2016 pada contact person yang tertera di dalam poster.

iB Research Grant Program 2016

Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (DPBS OJK) Republik Indonesia kembali menyelenggarakan iB Research Grant Program untuk tahun 2016. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan riset perbankan dan keuangan syariah di Indonesia. Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan sendiri memang mengemban tugas melaksanakan penelitian dalam rangka mendukung research-based policy di bidang perbankan syariah.

Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa program S1, S2, atau S3 dari perguruan tinggi di Indonesia yang saat ini sedang menyusun skripsi/tesis/disertasi. Dapat juga diikuti oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan penelitian yang menjadi bagian dari tesis/disertasi. Adapun syaratnya bagian rumusan, tinjauan literatur, dan metodologi dalam skripsi/tesis/disertasi tersebut telah disusun dan disetujui dosen pembimbing/promotor.

Poster iB Research Grant Program 2016

Poster iB Research Grant Program 2016

Keluaran program ini yang bersifat wajib adalah laporan hasil penelitian kepada internal OJK dan presentasi dalam seminar yang dihadiri stakeholders OJK. Selain itu, hasil penelitian juga diharapkan dapat dipublikasikan pada jurnal nasional atau internasional yang terakreditasi dengan mencantumkan DPBS OJK. Untuk menghasilkan penelitian berkualitas, iB Research Grant Program 2016 akan dilaksanakan dalam jangka waktu selama enam bulan, yaitu Juni sampai dengan Desember 2016.

Penerima iB Research Grant 2016 akan menerima insentif yang menarik sesuai dengan strata pendidikannya. Insentif untuk mahasiswa S1 adalah sebesar Rp15.000.000,00; untuk mahasiswa S2 sebesar Rp25.000.000,00; dan untuk mahasiswa S3 sebesar Rp40.000.000,00. Selain itu, DPBS OJK juga akan memberikan insentif tambahan untuk hasil penelitian yang berhasil dipublikasikan pada jurnal nasional (untuk mahasiswa S1) dan jurnal internasional (untuk mahasiswa S2 dan S3). Batas akhir pengiriman dokumen untuk program ini adalah 13 Mei 2016.

Informasi selengkapnya dapat diperoleh pada Panduan iB Research Grant Program 2016 berikut:

Download Panduan iB Research Grant Program 2016

Launching Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam

Program Studi Ekonomi Islam pada Kamis 17 Desember 2015 secara resmi melaunching Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam (PK2EI). Acara launching pusat studi ini dilakukan dengan pemotongan pita dan dilanjutkan commencement speech oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Indonesia (UII) Dr. Ing. Ilya Fajar Maharika. Peresmian Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam  berlangsung di Gedung K.H. A. Wahid Hasyim, Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang. Kegiatan ini diikuti pimpinan Fakultas Ilmu Agama Islam, program studi dan pusat studi di lingkungan UII.

Acara dipandu oleh dosen Program Studi Ekonomi Islam, Junaidi Safitri, S.E.I, M.E.I. dengan pembukaan berupa pembacaan ayat suci Alquran oleh Muhammad Ali Ridho. Sambutan kemudian disampaikan oleh Sekretaris Program Studi Ekonomi Islam, Soya Sobaya, S.E.I., M.M. yang menekankan kebutuhan akan pusat studi. Pusat studi nantinya diharapkannya akan menjadi lokomotif yang mengangkat program studi pada berbagai kegiatan yang berkontribusi pada masyarakat luas.

Pelaksana tugas Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam, Prof. Dr. Amir Muallim, M.I.S., selanjutnya memberikan sambutan mewakili pimpinan fakultas. Pelaksana tugas Dekan mengapresiasi perkembangan yang dinamis dalam Program Studi Ekonomi Islam mulai dari peningkatan jumlah mahasiswa hingga banyaknya aktivitas akademik. Kesemuanya menurutnya ikut memberikan kontribusi bagi perkembangan fakultas ke arah yang lebih baik. Khusus mengenai pusat studi yang diresmikan, ia mengingatkan pentingnya peningkatan peran untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pengabdian masyarakat.

Seusasi sambutan pelaksana tugas Dekan, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita secara simbolis yang menandakan aktifnya Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam sebagai pusat studi di bawah Program Studi Ekonomi Islam. Dengan mengucap basmalah dan didampingi pelaksana tugas Dekan, Wakil Rektor I melakukan pemotongan pita. Wakil Rektor I selanjutnya memberikan commencement speech yang menjabarkan arah penataulangan institusi di UII termasuk arahan pengembangan pusat studi.

Kurikulum pendidikan UII saat ini diarahkan untuk membangun mahasiswa sebagai insan yang Ulil Albab. Karenanya menurut Wakil Rektor I mata kuliah umum di universitas akan ditata ulang dengan mengedepankan tujuan menciptakan insan ulil albab yang merupakan pengejawantahan visi dan misi UII. Bung Hatta sebagai salah satu pendidi bangsa dan UII menurut Wakil Rektor I telah menyimpulkan visi dan misi UII dalam kalimat yang sederhana namun dalam maknanya, yaitu sebagai tempat bertemunya religion atau agama Islam dengan knowledge atau ilmu pengetahuan dalam suatu hubungan harmonis untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Wakil Rektor I Menyampaikan Commencement Speech Usai Peresmian Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam

Wakil Rektor I Menyampaikan Commencement Speech Usai Peresmian Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam

Terkait dengan peran pusat studi, Wakil Rektor I menekankan peran pokok sebagai knowledge enterprise. Kebanyakan perguruan tinggi saat ini belum mampu mengelola informasi dengan baik dan bahkan tidak menganggapnya sebagai aset. Padahal dunia saat ini memasuki masa dimana data sebagai bagian dari informasi menjadi sumber daya utama. Oleh karenanya, pusat studi layak dimunculkan sebagai bagian dari upaya mengelola informasi dari dunia akademik dan menjadikannya knowledge enterprise bagi masyarakat luas.

Lebih jauh Wakil Rektor I menjelaskan bahwa pusat studi seharusnya memiliki visi yang kohesif dan sejalan dengan program studi. Hal ini diperlukan agar pusat studi nantinya mampu menjadi satu penciri program studi. Saat ini ruang gerak program studi dinilainya sangat terbatas untuk menerapkan inovasi mengingat keterkaitan kurikulum dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Di sinilah terbuka ruang bagi pusat studi untuk memberikan kontribusi sebagai bagian internal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Peran pusat studi sebagai knowledge enterprise menurut Wakil Rektor I juga sesuai dengan pengalaman umat Islam di masa kejayaan saat dibangun Baitul Hikmah di Baghdad. Sesuai dengan namanya, Baitul Hikmah merupakan rumah bagi ilmu pengetahuan yang berbeda dengan konsep universitas. Universitas diambil dari bahasa latin “universitas magistrorum et scholarium” atau komunitas pengajar dan cendikiawan. Penekanan pada ilmu pengetahuan versi Baitul Hikmah inilah yang menurutnya layak menjadi kerangka pengembangan program studi.

Pusat studi yang baik menurutnya harus mampu menjembatani upaya mengintegrasikan ilmu pengetahuan (integration of knowledge) dan aplikasinya yang lintas bidang (transdiciplinary application). Berdasarkan kerangka pemikiran semacam ini, pusat studi akan menjadi jembatan antara penguasaan ilmu pengetahuan dunia kampus dengan aplikasi praktisnya di masyarakat. Wakil Rektor I juga menegaskan bahwa kombinasi antara pelibatan mahasiswa sarjana dan pascasarjana akan menjadi kelebihan pusat studi di masa mendatang.

Ketua Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam Menyampaikan Profil Pusat Studi

Ketua Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam Menyampaikan Profil Pusat Studi

Drs. M. Fajar Hidayanto, MM yang menjadi Ketua Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam menjelaskan bahwa sebelum dilaunching, lembaga yang dipimpinnya telah melakukan sejumlah kegiatan pengabdian masyarakat untuk mendiseminasikan hasil kajian ekonomi Islam. Masyarakat yang disasar selama ini tidak semata desa binaan tetapi juga meliputi beberapa pesantren di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Ketua Pusat Kajian dan Konsultasi Ekonomi Islam (PK2EI) menargetkan lembaga yang dipimpinnya menjadi rujukan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat pada bidang ekonomi Islam yang saat ini tengah menemukan momentumnya. Selain itu, PK2EI juga akan menjadi mercusuar bagi kontribusi akademik dan praktis program studi untuk mengatasi berbagai masalah sosial ekonomi masyarakat dengan pendekatan ekonomi Islam.

Pengumuman Buku Panduan Akademik

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sehubungan telah dimulainya kuliah perdana pada tanggal 7 September 2015. Diinformasikan kepada Mahasiswa Baru Angkatan 2015 Program Studi Hukum Islam I Progtam Studi Pendidikan Agama Islam / Program studi Ekonomi Islam bahwasanya Buku Panduan Akademik 201412015 masih dapat digunakan sebagai Buku Panduan Akademik pada Semester Ganjil 201512016 hingga dipublikasikannya Buku Panduan Akademik Terbaru pada Semester Genap yang akan datang.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Mengetahui,
Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam
Universitas Islam Indonesia

Dr. Tamyiz Mukharrom, M.A.

File dapat diunduh di bawah iini:

Pengumuman Buku Panduan Akademik (Sementara) – download

Buku Panduan Akademik (2014-2015) – download

Lampiran Buku Panduan Akademik (2014-2015) – download

Diskusi Ilmiah Pemberdayaan Ummat PSEI UII dan FEB UnSOED

Ditengah kesibukan awal semester ganjil Program Studi Ekonomi Islam masih menyempatkan waktunya untuk melakukan diskusi bersama di Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Diskusi ilmiah dengan tajuk “Peran Ekonomi Islam Dalam Pemberdayaan Ummat”, disambut baik oleh jajaran staff dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UnSOED dan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNSOED Dr. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, BA, M.Sc, Ph.D. Adapun pembicara pada diskusi ilmiah ini ialah Dr. Dra. Rahmani Timorita Yulianti, M.Ag (Kapordi PSEI UII), Zein Muttaqin, S.E.I., M.A. (Dosen PSEI UII) dan Dr. Ratno Purnomo (Dosen FEB UnSOED).

Dalam diskusi ini pembicara menekankan bahwa dalam memberdayakan ummat yang secara khusus masyarakat di Indonesia, harus mulai menilik balik bahwa peranan keuangan publik Islam memiliki potensi yang besar dalam memjaukan sebuah bangsa. Selain itu, dalam memberdayakan ummat sudah waktunya orientasi (niat) para stakeholder ekonomi Islam mulai bangkit untuk tidak lagi mempermasalahakan kemiskinan ekstrim, akan tetapi membangun strategi tepat sasaran yang mengejar kemakmuran bersama melalui sektor keuangan publik dengan mendorong sektor industri rumah tangga yang memiliki competitive advantage guna bersaing di kancah ASEAN dan global. Disamping itu, peranan kader ekonom Islam yang masih dalam proses pembelajaran perlu terjun langsung dalam program-program yang dikembangkan oleh Prodi masing-masing universitas yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait agar dampak pengembangan pemberdayaan ummat dapat lebih terintegritas yang memiliki akar yang kuat dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Diskusi menjadi lebih hangat dengan banyaknya respon dan masukan yang membangun mengenai kondisi dan strategi pengembangan ummat oleh ekonomi Islam. Hal ini terlihat dari berbagai respon dari elemen komunitas ekonomi Islam, diantaranya Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, BNI Syariah, BSM dan MES. Mahasiswa pun tidak mau kalah untuk menyampaikan pikirannya serta argumentasinya mengenai permasalahan yang diungkap oleh pemateri.