Mahasiswa Ekonomi Islam Raih Juara 3 Arabic Debate Internasional

Muhammad Fakhri Al-Kahfi mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam,  Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia angkatan 2015 kembali menorehkan prestasi. Kali ini, ia berhasil meraih juara 3 Arabic Debate pada ajang IIUM International Arabic Debate Open 2018 yang diselenggarakan oleh International Islamic University Malaysia. Ajang yang dilaksanakan pada tanggal 27- 30 Juli 2018 tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan para pelajar/ mahasiswa dari beberapa negara untuk dapat berfikir nalar kritis, berargumen, menemukan solusi dari berbagai permasalahan kontemporer, serta memaparkanya dengan menggunakan bahasa internasional.

Fakhri, mewakili prodi Ekonomi Islam bersama kedua rekan timnya Saiful Aziz (FIAI_ IP al-Ahwal asy-Syakhsyiyyah angkatan 2014) dan Auzia Hilmy Muhammad (FE-Ilmu Ekonomi angkatan 2015) selaku delegasi UII merupakan satu-satunya tim yang mewakili Indonesia. Tim tersebut tergabung dalam el-Markazi Universitas Islam Indonesia yang saat ini sedang menuju peraihan 200 prestasi. Selain Indonesia, Ajang tersebut diikuti oleh beberapa delegasi dari negara Yordania, Malaysia, dan Singapore.

Tim UII melalui lima kali babak penyisihan. Pada babak awal tim tersebut  gagal saat berhadapan dengan tim dari Yordania dan babak semi final gagal saat berhadapan dengan delegasi dari University of Malaya yang pada akhirnya menjadi juara pertama sedangkan juara kedua diraih oleh IIUM. Tidak hanya meraih Juara 3, Delegasi Universitas Islam Indonesia juga mendapat penghargaan Best Speaker yang diraih oleh Saiful Aziz.

Ajang tersebut sangat berkesan bagi Fakhri. Baginya, penggunaan Bahasa Arab dalam debat merupakan hal yang sangat menantang. “Mempelajari bahasa Internasional sangat penting, baik bahasa Inggris maupun Arab. Jangan pernah berhenti belajar walaupun bukan hal yang mudah dalam mempelajarinya” pesanya.

Mahasiswa Ekonomi Islam UII Latih Ketrampilan Souvenir Pinus Desa Jati

Melihat potensi desa yang belum dimaksimalkan, Enam mahasiswa Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia berikan pelatihan kerajinan bunga pinus pada Karang taruna Desa Jati Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Kegiatan pelatihan tersebut diadakan pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 di Aula Wisata Sikepel desa Jati. Mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia angkatan 57 tersebut diantaranya adalah Erna fittria, Rizki Nur Azizah, Nafis Husna Khoirunnisa, Lulluk Isna Munifah, Nana Nail Ulfa, dan Reza Hernando.

Ide untuk memberikan pelatihan kerajinan ini muncul setelah melihat adanya potensi Desa Jati yang memiliki objek wisata berupa hutan pinus “Sikepel” yang masih terbilang baru dan belum memiliki cinderamata khas wisata, sedangkan banyak bunga pinus yang berjatuhan di lokasi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan. Melihat potensi tersebut, Keenam mahasiswa Ekonomi Islam mengkolaborasikan program kerja individu menjadi satu rangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan karang taruna desa. Acara terbagi menjadi dua sesi, dimulai dengan sesi sosialisasi mengenai bisnis plan, manajemen keuangan syariah, dan pemasaran online dan offline. Sesi kedua berupa pelatihan membuat kreasi  kerajinan  dengan bahan dasar bunga pinus. Pelatihan dimulai dengan penjelasan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kerajinan, penjelasan tahap-tahap pembuatan, dan dilanjutkan dengan praktik masing-masing membuat gantungan kunci berbentuk burung hantu, bunga pinus, dan tempat tissue. Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi sarana dakwah mahasiswa Ekonomi Islam dengan cara menyampaikan materi dengan nilai-nilai ekonomi islam untuk diterapkan dalam pengembangan bisnis kerajinan bunga pinus.

 

Musrokim selaku Kepala Desa Jati turut menyambut baik program kerja mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam FIAI UII ini. Tidak hanya sampai di pelatihan karang taruna, Mahasiswa turut diminta untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada ibu – ibu PKK desa yang akan mengangkat souvenir bunga pinus untuk menjadi salah satu potensi desa yang dipamerkan pada lomba kerajinan desa tingkat kecamatan. “Silaturahmi jangan sampai terputus  ya, pendampingan juga harus tetap dilakukan pasca KKN melalui saling bertukar kabar. Semoga ilmu yang telah diberikan dapat bermanfaat dan dikembangkan di Desa Jati” pesanya. Nafis megaku sangat senang karena program kerja kolaborasi tersebut dapat bermanfaat dan menjai inspirasi bisnis bagi warga setempat. “Harapan kami, pelatihan ketrampilan ini akan dapat terus berlanjut hingga menjadi salah satu sumber perekonomian bagi warga Desa Jati” Ujar Nafis.

 

Mahasiswa Ekonomi Islam Praktik Kerja Lapangan di Malaysia

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI), Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI), Universitas Islam Indonesia (UII) semakin melebarkan sayapnya dalam merambah dunia internasional. Demi meningkatkan kualitas lulusanya, PSEI terus berupaya memfasilitasi mahasiswa untuk dapat memiliki pengalaman gobal. Salah satu upaya tersebut terealisasikan dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Internasional yang dilaksanakan pada 2-3 Agustus 2018 di Brainy Bunch International Islamic Montesori, Selangor, Malaysia. PSEI memberangkatkan 4 mahasiswa Konsentrasi Keuangan Publik Islam (K2) angkatan 2015 yang terdiri dari Andri Mardika, Ahmad Maslahatul Furqan, Rafika Ulfiana, Annisa Hayyunah Wahab.

Dalam menerapkan ilmunya di institusi tersebut, keempat mahasiswa PSEI ditempatkan dalam tiga divisi yang berbeda yaitu divisi marketing, keuangan, dan administrasi. Kegiatan permagangan dilaksanakan selama lima hari kerja dimulai pada pukul 09.00 hingga 18.00 waktu setempat. Selama masa PKL mahasiswa  tinggal di hostel yang telah disediakan oleh pihak institusi bersama dengan karyawan dan murid dari institusi tersebut, oleh karenanya mahasiswa dapat berbaur dan merasakan atmosfer kehidupan di lingkungan tempat praktik permagangan.

Rafika Ulfiana mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk mempraktikan ilmu yang dipelajari selama di bangku perkuliahan, merasakan real  dunia kerja, menambah wawasan dan melatih kedisiplinan. Ia berharap PKL Program Studi Ekonomi Islam untuk yang pertama kalinya di Brainy Bunch International Islamic Montesori ini akan dapat membuka kesempatan bagi adik-adik Program Studi Ekonomi Islam seterusnya. “Semoga bisa terus berlanjut untuk angkatan selanjutnya” ujarnya.

Pada hari pelepasan kepulangan mahasiswa ke tanah air, Founder dan CEO Brainy Bunch Mohd Fadzil Hashim berpesan kepada mahasiswa praktik agar dapat membuat inovasi baru di Indonesia sebagai wujud suksesnya proses belajar di selama masa permagangan. Turut hadir dosen dan staff PSEI pada acara tersebut yaitu Rizqi Anfanni Fahmi SEI., MSI. dan Rizal Nasrullah SEI. Pihak PSEI terus berupaya mensupport prestasi dan peran aktif mahasiswa dalam kegiatan nasioal maupun internasional. Diharapkan prestasi tersebut dapat menjadi salah satu kontribusi dalam mewujudkan Prodi Ekonomi Islam UII terakreditasi “A” Amin.

Prodi Ekonomi Islam adakan Sosialisasi Inkubasi Kreatifitas Mahasiswa

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia  (UII) adakan kegiatan Sosialisasi Inkubasi Kreatifitas Mahasiswa dengan tema “Menjadi Ekonom Muslim yang Aktif, Kreatif, dan Berprestasi”. Kegiatan yang di Laksanakan pada Hari Selasa, 11 September 2018 tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa Prodi Ekonomi Iskam khususnya mahasiswa  baru angkatan 2018 untuk dapat aktif dalam dunia perkuliahan maupun organisasi. Oleh karenanya Prodi Ekonomi Islam menghadirkan tiga ketua organisasi dibawah naungan FIAI dan Prodi Ekonomi Islam, diantaranya yaitu Wildan Achsanul Fikri ketua Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI), M. Syahdi Yusuf ketua Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS), dan Nafis Husna Khoirunnisa ketua Marketing and Communications Team (MARCOMM) FIAI serta Tulasmi SEI. MEI. Selaku dosen Prodi Ekonomi Islam.

Acara sosialisasi dibuka oleh Tulasmi dengan membuka sesi pertanyaan bagi mahasiswa yang ingin tahu mengenai sosialisasi tersebut dan mendapat respon sangat positif oleh peserta. antusiasme tersebut terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Selanjutnya, Nafis selaku ketua tim MARCOMM & mahasiswa PSEI yang cukup aktif mengikuti beberapa kegiatan non akademik  sharing pengalamanya, memberikan tips dan motivasi serta memperkenalkan tim MARCOMM kepada Peserta. Menyusul Nafis, Wildan memperkenalkan FKEI  dan memberikan informasi terbukanya kesempatan bagi mahasiswa Prodi Ekonomi Islam untuk menjadi tim Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Olimpiade Prodi Ekonomi Islam melalui FKEI. Terakhir, Syahdi dengan gayanya yang nyentrik memperkenalkan KSPMS dan dasar informasi mengenai investasi saham syariah yang disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh mahasiswa yang ingin tahu lebih lanjut mengenai saham syariah.

Tidak hanya sosialisasi, Prodi Ekonomi Islam juga menghadirkan stand-stand organisasi untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mencari tahu mengenai ketiga organisasi tersebut secara lebih leluasa. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan gambaran bagi mahasiswa mengenai kegiatan non akademik yang nantinya akan didukung secara penuh oleh prodi secara moril maupun materiil, dengan adanya pemahaman sejak dini, mahasiswa baru dapat mulai mendapatkan gambaran dalam mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga dapat berkontribusi bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Prodi Ekonomi Islam yang aktif, kreatif dan berprestasi.

Mahasiswa Ekonomi Islam UII Ikuti Conference Internasional di Malaysia

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam kembali terlibat aktif dalam kegiatan Internasional. Kali ini Muhammad Fakhri Zain Al Rasyid (Ekonomi Islam 2017), mempresentasikan hasil penelitianya dalam Kegiatan 12th International Conference on Malaysia-Indonesia Relations 2018 dengan tema “Strengthening the Identity, Enriching Regional Commonality” yang diadakan pada 1-2 Agustus 2108 di University of Malaya, Malaysia. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan secara bergantian di Indonesia dan Malaysia oleh konsorium University of Malaya, Universitas Indonesia, Universitas Andalas, Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa universitas lainya. Tidak sendiri, Fakhri dan Rekan timnya yang terdiri dari Dita Sari Lutfiani (Ekonomi Islam 2017), Fajri Anivagustin (Ekonomi Islam 2017) dibimbing oleh Siti Achiria Dr., S.E.,M.M. yang merupakan dosen Prodi Ekonomi Islam. Tim tersebut mengangkat topik tentang kritik pengelolaan zakat yang diterapkan di Indonesia dengan memberikan usulan model pengelolaan zakat yang diterapkan di Malaysia.

Penelitian yang bertajuk “Zakat Management Model in Indonesia (Referring to Zakat Management System in Malaysia)” membahas  tentang kritik atas pengelolaan zakat yang saat ini diterapkan di Indonesia dan memberikan usulan model pengelolaan zakat yang diterapkan di Malaysia, mengacu pada pengelolaan zakat di Malaysia yang mana secara realisasi perolehan zakat di Malaysia lebih besar dibandingkan Indonesia (sekitar 6-7 triliun IDR). Hal tersebut berbanding terbalik dengan realita bawasanya Indonesia yang sebenarnya memiliko potensi lebih besar dengan mayoritas penduduk muslimnya, justru hanya terealisasi sekitar 3 triliun IDR).

Fakhri selaku presenter utama dalam tim tersebut merasa mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan.”karena ini frist time, awalnya agak gugup. Apalagi mayoritas presenter mahasiswa S2 dan S3 yang notabene dosen bahkan professor.” Paparnya. Walaupun sempat gugup, ia merasa bangga karena mendapatkan kesempatan yang jarang didapatkan ini. “terus belajar, jangan malu bertanya pada teman ataupun dosen dan perbanyak membaca literatur seperti jurnal, buku maupun berita agar tetap up to date” pesan fakhri untuk para mahasiswa yang juga ingin mencari pengalaman yang sama. Prestasi ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lainya, dimana sebagai mahasiswa baru tidak menutup kemungkinan untuk sudah mulai berprestasi.

Forum Kajian Ekonomi Islam Goes To Malang

Departemen Ke-KSEI-an Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan Roadshow FKEI Goes to Malang. Bertemakan “Menumbuhkan Jiwa Islamic Entrepreneurship dan Ukhuwah Islamiyah Melalui Kunjungan Ilmiah”, kegiatan ini dilaksanakan pada 07-09 Juli 2018 di Kota Malang Raya. Didampingi oleh Rizki Anfani Fahmi SEI., MSI. selaku Dosen Pembina Organiasasi (DPO) rombongan mengunjungi KSEI Universitas Muhamadiyah Malang dan PT.Repoeblik Telo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang islamic entrepreneur, memperkuat silaturahmi dengan KSEI UMM, dan mempererat ukhuwah islamiyah antar pengurus FKEI.

Kunjungan KSEI FKEI ke Universitas Muhamadiyah Malang dalam rangka untuk studi banding dengan KSEI Forum Pengkajian Syariah dan Dakwah Islam (FPED). Studi banding diisi dengan pengenalan masing-masing KSEI, Forum Grup Discussion (FGD) antara KSEI FKEI dengan KSEI FPED mengenai kinerja divisi di masing-masing KSEI dan ditutup dengan penyerahan plakat. Kunjungan ke Lokasi Industri Repoeblik Telo tak kalah seru, pada sesi materi tidak sedikit mahasiswa yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri  dan berantusias mengali lebih banyak informasi mengenai ilmu baru ini. Repoblik Telo sendiri memberikan fasilitas kunjugan industri yang dapat disesuaikan dengan kategori masing-masing. Terdapat kunjungan untuk murid TK hingga SMA, hingga pelatihan kerja untuk perusahaan atau komunitas. Muhammad Rifqi selaku ketua pelaksana kegiatan ini mengaku terkesan dengan kunjungan di Repoeblik Telo dimana mahasiswa dapat belajar mengenai prinsip pemberdayaan masyarakat yang diterapkan di perusahaan tersebut. “Prinsip yang diterapkan sangat sesuai dengan penerapan ekonomi islam, khususnya bisnis islam yang sangat mengencarkan program K3 pada tahun ini” paparnya.

Selain mengunjungi UMM dan Repoeblik Telo, rombongan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Masjid Agung Malang, Jawa Timur Park, dan Museum Angkut. Rifki berharap kedepanya para pemangku kepentingan di FIAI dapat turut serta mengikuti kegiatan ini, karena kegiatan edukasi sekaligus rekreasi bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berbeda dari sebelumnya.

Prodi Ekonomi Islam Berbagi Takjil dalam Memperingati Milad ke 15

Tepat di hari ini 5/6, Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) genap berusia 15 tahun. PSEI FIAI UII merupakan Prodi Ekonomi Islam pertama kali yang mendapatkan izin operasional dari Departemen Agama RI untuk mengeluarkan ijazah Sarjana Ekonomi Islam (SEI) pada tahun 2003.

Tim Berbagi Takjil milad ke 15 Prodi Ekonomi Islam

“Program Studi Ekonomi Islam Berbagi Takjil” diselenggarakan untuk memperingati milad pada tahun ini, dengan mengambil momen Ramadhan terasa sangat spesial, kegiatan ini digelar di Gedung K.H.A. Wahid Hasyim. Takjil untuk berbuka puasa dibagikan kepada seluruh civitas akademika FIAI UII, baik dari dosen, karyawan hingga mahasiswa yang sedang melaksanakan aktifitas di kampus.

Dr. Rahmani Timorita Yulianti, M.Ag selaku Ketua Prodi Ekonomi Islam memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada PSEI UII dan berharap semoga kedepan PSEI semakin jaya dan memperoleh akreditasi nasional maupun internasional, Amiiin.tak hanya beliau saja, ucapan dan doa banyak dihaturkan dari khalayak civitas akademika FIAI UII, mulai dari dosen, karyawan hingga mahasiswa untuk PSEI, besar harapannya PSEI dapat memperoleh akreditasi A di tahun 2019 nanti.

Dengan cita-cita yang dicanangkan, PSEI yang didukung oleh sumber daya yang mencukupi untuk ingin mencapai visinya “Menjadi Program Studi Unggulan di Bidang Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Islam Pada Level Asia Sebelum Tahun 2025”.

Penyerahan takjil kepada Wakil Dekan FIAI

Baarokalloh, Selamat dan sukses untuk PSEI dan seluruh pimpinan, dosen dan tendik di PSEI, semoga segera terakreditasi A, lulusannya berguna bagi agama masyarakat nusa dan bangsa,” ucap Dra. Sri Haningsih, M.Ag., selaku wakil dekan FIAI UII.

Dalam usianya yang ke 15 ini, PSEI sudah banyak meluluskan para alumninya yang berkarir di bidang akademisi, praktisi perbankan dan keuangan non bank, praktisi keuangan publik Islam dan juga menjadi pengusaha yang mempekerjakan banyak orang. “Banyak lulusan PSEI yang bekerja sesuai dengan kompetensinya, semoga barokah dan rahmatan lil’alamin, Amiiiin,” tambahnya dalam pesan singkat. (r)

Bakti Sosial Magang Forum Kajian Ekonomi Islam dan Mahasiswa PSEI angkatan 2017

Forum Kajian Ekonomi Islam (FKEI) Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) adakan Bakti Sosial dan Sahur On The Road (SOTR) bertajuk “Ramadhan Euphoria Spectacular (RESPECT)”. Kegiatan ini bertemakan “Memperkukuh ukhuwah islamiyah mahasiswa Ekonomi Islam FIAI melalui kegiatan SOTR dan bakti sosial guna terwujudnya silaturahmi antar mahasiswa Ekonomi Islam dan terciptanya rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar”.  Acara yang  merupakan kerjasama antara anggota magang FKEI dan Mahasiswa Ekonomi Islam angkatan 2017 ini diadakan pada Sabtu. 26 Mei 2018 di Yayasan Daarul ’ilmi Sleman dan kawasan Malioboro Yogyakarta.

 

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan SOTR yaitu kegiatan berbagi nasi untuk masyarakat menengah ke bawah di sekitar malioboro dan sahur bersama anggota magang FKEI. Disusul siang hari kegiatan dilanjutkan dengan Bakti Sosial di yayasan Daarul ‘Ilmi sembada berupa kegiatan belajar- mengajar, pentas seni, kultum, buka bersama, dan tarawih bersama dengan anak-anak di yayasan tersebut. kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan berupa materi mahfudzot atau kata-kata mutiara dalam Bahasa Arab, Pentas seni yang ditampilkan tidak hanya penampilan dari anak-anak yayasan, melainkan juga terdapat penampilan dari panita. Panitia menampilkan acoustic dengan tema Islami yang disusul dengan acara pembagian hadiah. Para peserta nampak antusias dengan berbagai  rangkaian acara yang dilaksanakan. “Acarannya seru, Alhamdulillah walaupun hanya sehari, tetapi sangatlah berarti” ujar Muhammad Fariza selaku ketua panitia kegiatan tersebut.

Muhammad Fariza berharap agar kegiatan bakti sosial dan SOTR yang dilakukan dapat mempererat ukhuwah islamiyah antar mahasiswa ekonomi Islam angkatan 2017 dengan anak-anak di yayasan Darul ‘ilmi dan kekeluargaan tersebut dapat terus berlanjut diterapkan di antara anggota magang FKEI. “ Semoga dengan cara ini rasa keperdulian sosial mahasiswa ekonomi islam terhadap sesame semakin tinggi dengan cara berbagi apapun tidak terbatas materi saja” Pungkasnya.

 

KSPMS Ekonomi Islam UII adakan Bakti Sosial dan Sahur On The Road

Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS), Program Studi Ekonomi Islam (PSEI), Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI), Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan Bakti Sosial dan Buka bersama dengan anak yatim dan Sahur On The Road (SOTR). Di bawah naungan Galeri Investasi Syariah (GIS), kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan pada Senin 21 Mei 2018 di panti asuhan Al-Islam, Yogyakarta dengan tema “Berbagi bersama menumbuhkan jiwa sosial yang berlandaskan islam”.

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan berupa pemberian sembako, pakaian layak, dan barang primer lainya dari KSPMS Prodi EKonomi Islam UII serta buka bersama anak-anak yatim dan pengurus panti asuhan tersebut. kegiatan tidak cukup dengan sekedar buka bersama. Setelah melaksanakan shalat tarawih berjamaah, pengurus KSPMS mengajak anak-anak panti asuhan untuk bermain games simulasi transaksi saham Stocklab bersama-sama. anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing pengurus yang mendampingi untuk memberikan arahan cara bermain permainan tersebut. Bariah, salah satu anggota panti asuhan Al-Islam mengaku senang dengan kehadiran kakak-kakak pengurus KSPMS GIS Prodi Ekonomi Islam UII yang memberikan pengetahuan baru mengenai pasar modal syariah terutama saham syariah. “ Saya senang, karena dapat menambah pengetahuan” ujar siswi kelas MAN 2 Bantul tersebut.

Kegiatan berbagi KSPMS masih berlanjut hingga keesokan harinya. Setelah usainya kegiatan bakti sosial KSPMS GIS UII di Panti Asuhan-Al Iman, pengurus KSPMS berkumpul untuk mempersiapkan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang dipersiapkan oleh pengurus secara mandiri. Pengurus KSPMS saling membantu dalam memasak hidangan yang akan dibagikan dalam kegiatan SOTR kebada warga di sekitar Malioboro Yogyakarta. Tidak perlu memakan waktu yang lama, hidangan sahur yang dibagikan di lokasi tersebut habis diserbu antusiasme warga. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sahur bersama pengurus KSPMS GIS Prodi Ekonomi Islam di salah satu sudut tempat wisata Malioboro.

Syahdi Yusuf ketua KSPMS GIS Prodi Ekonomi Islam menyampaikan harapanya melalui program ini agar setiap pengurus KSPMS memiliki jiwa sosial yang tinggi, tetap membumi dan perduli terhadap sesama “ khairunnas anfauhum linnas, sebaik baik manusia adalah yang berguna bagi manusia lainya” ujarnya. Disamping menumbuhkan jiwa sosial, kegiatan tersebut diharapkan dapat menunjang literasi terkait pasar modal, khususnya dalam rangka melebarkan jangkauan pasar modal syariah untuk mejangkau seluruh elmen masyarakat guna memajukan pasar modal Indonesia.

Joint Scientific Discussion Prodi Ekonomi Islam UII dan Prodi Ekonomi Syariah UMM

Program Studi Ekonomi Islam (PSEI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) dan Program Studi Ekonomi Syari’ah (PSES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses gelar Joint Scientific Discussion, dengan tema “Contemporary Issues on Islamic Economics” di Aula GKB IV, Lt. 9A, kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur, Senin, (14/5).

Hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Ahmad Djalaluddin, Lc., M.A, Ketua Program Studi Pascasarjana Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, selaku keynote speaker pada kegiatan ini. Azhar Muttaqin, M.Ag, yang merupakan Ketua Prodi Ekonomi Syariah FAI UMM, sekaligus pemateri dengan judul “Dinamisasi Perkembangan Ekonomi Islam Kontemporer”. Dan Muslikhati, ME., dengan materinya  yang berjudul “Diskursus Kontemporer Ekonomi Makro Islam di Indonesia”.

Nur Kholis, S.Ag., SEI., M.Sh. Ec., menyampaikan materi dalam agenda Joint Scientific Discussion di UMM

Nur Kholis, S.Ag., SEI., M.Sh.Ec, selaku pemateri dari PSEI FIAI UII menyampaikan materi dengan judul “Urgensi Fiqh Muamalah Maliyah dalam Pengembangan Ekonomi Islam”. Dalam makalahnya, ia menjelaskan tentang hubungan antara fiqh muamalah dan ekonomi Islam. Ia menyampaikan bahwa Fiqh muamalah adalah peraturan Islam yang berkaitan dengan hukum-hukum perniagaan, dan menjadi frame work yang sah untuk ekonomi Islam.

Sofwan Hadikusuma, Lc., ME., menyampaikan materi dalam agenda Joint Scientific Discussion di UMM

Tidak kalah menariknya, pemateri kedua Sofwan Hadikusuma Lc, MEI, menyampaikan materi dengan judul “Telaah Akad pada Transaksi Uang Elektronik”. Menurutnya Uang non tunai (cashless money) berwujud data elektronik sebagai hasil dari konversi uang tunai (cash money), yang nilainya disimpan dalam suatu media (chip atau server).

Beberapa dosen dan mahasiswa di lingkungan PSES FAI UMM juga ikut meramaikan kegiatan ini dan sangat antusias dalam mengikutinya. Hal tersebut dibuktikan dari jumlah peserta yang hadir mencapai 111 orang. (r)